Sambut HJB ke 523, Si Cepot Sisir Kampung

BOGORnews, Lakon Rikmadenda yang digarap dua dalang Kota Bogor, Ujang Jaya Praja dan Jajat S. Endang, di Kampung Tugu Wates, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Jum’at (23/5/2014) malam mengawali pagelaran Wayang Golek menjelang Hari Jadi Bogor (HJB)  ke 523.Dalang Jajat menjelaskan, Rikmadenda menceritakan seorang  ksatria yang sedang mencari jatidirinya. “Ksatria Rikmadenda  merasa kecewa, karena ternyata tahta kerajaan yang seharusnya diserahkan kepadanya ditunda, karena harus mencari dulu Yang Maha Kuasa,”paparnya sesaat sebelum pagelaran.

Jajat yang berduet dengan Dalang Ujang Jaya mampu mempesona warga setempat, meskipun banyak diantaranya yang hanya mengerti bahasa Sunda, tapi tidak mampu mengucapkan.  Karena di daerah tersebut bahasa yang digunakan adalah Bahasa Betawi Ora.

Menurut  Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor, R. Susilowati, pagelaran wayang golek merupakan kegiatan rutin Disbudpar saat memperingati Hari Jadi Bogor.

“Ini sebagai bukti bahwa Pememeritah Kota Bogor dengan leading sektornya Disbudpar sangat peduli dengan pelestarian seni tradisi Sunda, khususnya Wayang Golek dan seni tradisi lainnya,”ujarnya.

Ia mengatakan, selain di Kecamatan Tanah Sareal pagelaran wayang golek juga akan diselenggaran di 5 Kecamatan lainnya, yakni Bogor Timur, Bogor Selatan, Bogor Barat, Bogor Utara dan Bogor Tengah.

Sementara itu Ketua PEPADI Kota Bogor Shahlan Rasyidi yang didampingi Sekretarisnya, Dadang HP, menjelaskan bahwa di Bogor Timur pagelaran akan dilaksanakan di Kelurahan Sindangsari serta Dalang  yang akan tampil Dalang  Zakir Ismail yang akan berduet dengan Dalang Parno pada Sabtu ,(24/5).

Pageleran wayang Golek di Sukaresmi disaksikam Camat Tanah Sareal Irwan Gumelar Lurah Sukaresmi Faisal, Kasi Kesenian Disbudpar Uci Sanusi serta tokoh masyarakat setempat.(redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button