Ratusan PNS dilingkungan Pemkot Bogor Jalani Tes Urine

BOGORnews, == Menyusul tertangkapnya dua orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  Kota Bogor oleh Polres Bogor Kota   yang terbukti menggunakan narkoba jenis sahu, ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Sekretariat Daerah Kota Bogor menjalani tes urine di Balaikota Bogor, Kamis (17/4/2014)

Satu persatu para PNS  diperiksa oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Bogor di ruangan Walikota dan Wakil Walikota Bogor serta ruangan Urusan Dalam pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bogor.  “Tes urine untuk memastikan PNS bebas dari narkoba, “ kata Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Bima Arya berharap agar para aparat di lingkungan Pemerintah Kota Bogor bersih dari narkoba. “Tes urine dilakukan kepada Karyawan-karyawati di lingkungan Pemerintah yaitu dari Semua Satuan Kerja Perangkat  Daerah (SKPD). Tes urine akan terus dilakukan sampai ke sekolah-sekolah di Kota Bogor, “ ujarnya.

Walikota Bima Arya menyebutkan, berdasarkan catatan Polres Bogor Kota pada tahun 2013 terdapat 110 kasus narkoba dengan tersangka sebanyak 171 orang, diantaranya adalah pengguna sebanyak 115 orang dan pengendar sebanyak 56 orang.

Sedangkan pada tahun 2014 dari Bulan Januari sampai Maret tercatat 29 kasus. dengan tersangka sebanyak 39 orang, pengguna sekitar 29 orang dan pengendar 10 orang.

“Alhamdulilah tes urine ini  telah dilakukan kepada semua aparat di lingkungan pemerintah  dilingkungan Pemerintah Kota Bogor.  Sedangkan tertangkapnya dua orang anggota Satpol PP  merupakan dari ulah oknum saja,” tukasnya.  

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Rubaeah mengatakan bahwa tes urine sudah dilakukan pada Anggota Satpol PP berjumlah 82 orang.

Sedangkan pada Kamis (17/4) sudah dilakukan kepada 320 karyawan d SKPD lainnya.  Sejauh ini hasilnya tidak ada karyawan yang positif menggunakan obat-obatan terlarang, “ ungkap Rubaeah. (redaksi)

 
Teks Foto : Para PNS dilingkungan Pemkot Bogor saat akan menjalani tes urine

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button