Rampok Bersenjata Api Gasak SMPN 16 Bogor

BOGORnews, Kawanan rampok bersenjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam) menggasak barang milik Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 16 di Kelurahan Kayumanis Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor.  Rabu (2/5/2014) sekitar pukul 03.00 pagi.Sebelum masuk kawanan rampok itu melumpuhkan dua petugas Satuan Pengamanan (Satpam), dengan cara diikat.  Kawanan rampok berhasil membawa kabur 12 CPU, dari ruang Tata Usaha (TU) dan Ruang Laboratorium serta uang puluhan juta rupiah dari Koperasi Sekolah.

Informasi yang dikumpulkan dilokasi Kejadian menyebutkan,  peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 menjelang shubuh ini, saat sekolah tersebut dijaga oleh dua orang Satpam bernama Supriyatna dan Mulyana.  Empat laki-laki masuk ke area Sekolah langsung menodongkan pistol dan mengancam akan membunuh kedua penjaga Sekolah, jika melawan.

Kawanan rampok mengikatt dan menyumpal dua Satpam  dengan Lakban.  Setelah dua penjaga sekolah itu dilumpuhkan, empat penjahat dengan leluasa  mengacak-acak ruang guru, mengambil 12 CPU komputer dari ruang TU, 6 unit dari ruang laboratorium. Para pelaku juga mwnguras brankas berisi puluhan juta rupiah uang tunai dari koperasi.

Setelah itu mereka  masuk ruang kesenian dan ruang kepala sekolah, dan menggondol 1 keyboard, dua guitar elektronik dan stabilizernya.

Kejadian ini baru diketahui sekitar pukul 06.30 WIB, setelah para siswa dan guru mulai berdatangan ke sekolah. Mereka terkejut melihat kedua Satpam dalam kondisi mulut dilakban dan kedua tangan terikat. Setelah ikatan dan lakban dilepas. Supriyatna dan Mulyana menceritakan kejadian tersebut

Para guru segera memeriksa setiap ruangan yang telah diacak acak kawan penjahat. Guna pemeriksaan lebih lanjut Polsek Tanah Sareal telah meminta beberapa saksi, termasuk petugas keamanan Supriyatna dan Mulyana.

Kepala SMPN 16 Kota Bogor, Yuliani Triningsih mengaku, peristiwa kali ini, merupakan yang kedua kalinya.  Sebelumnya, ruang laboratorium juga acak-acak penjahat.  Kerugian yang diderita SMPN 16 diperkirakan mencapai ratusan juta rupian.(redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button