Enesis Group Sosialisasikan Pencegahan DBD di Desa Teluk Pinang

By Redaksi 05 Apr 2019, 10:46:17 WIB Kabupaten Bogor
Enesis Group Sosialisasikan Pencegahan DBD di Desa Teluk Pinang

BOGORNews.com:::Enesis Group melakukan sosialisasi pencegahan Demam Berdarah Dengeu (DBD) kepada penduduk sekitar pabrik, khususnya warga di Lingkungan RW 04 dan RW 06, Desa Teluk Pinang, Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis (4/4/2019).

Sosialisasi pencegahan DBD dilakukan di Kantor Kepala Desa Teluk Pinang, Jl. Mayjen H.E Sukma No.115 RT 02 RW 02, Ciawi, Kabupaten Bogor dan dihadiri oleh perangkat desa, RT, RW dan warga. 

Sosialisasi selain edukasi mengenai DBD dan cara pencegahannya, Enesis Grup juga menyerahkan produk yang diserahkan  secara simbolis kepada Ketua RW 04, Rohendi dan Ketua RW 06, Sana Sudirja.

Baca Lainnya :

Dalam kesempatan tersebut warga juga diajak untuk bekerja bakti membersihkan pekarangan rumahnya.

HR and GA Manager PT. Sari Enesis, Budi Hermawan kepada para wartawan berharap dengan adanya sosialisasi ini tidak ada warga  di lingkungan sekitar pabrik  yang menjadi korban DBD.

"Adanya sosialisasi ini, warga menjadi kian peduli terhadap kesehatan diri serta keluarganya dan menjaga kebersihan lingkungannya agar terhindar  dari DBD,"ujar Budi Hermawan.

Public Relation  Head Enesis Group, Elkana Lewerissa mengatakan sosialisasi ini merupakan merupakan salah satu komitmen perusahaan untuk melakukan program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pengendalian DBD.

"Ini merupakan wujud nyata dan komitmen Enesis Group untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat luas mengenai bahaya dan pencegahan DBD."

"Kegiatan ini juga sejalan dengan perkembangan program CSR yang selama ini kami jalankan  dengan Kementerian Kesehatan,"tandasnya 

Sementara itu Kades Teluk Pinang, Tata mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Enesis Group yang telah sangat peduli dengan lingkungan sekitarnya.

"Alhamdulillah, setelah kami sering melakukan kerja bakti dengan membersihkan gorong-gorong atau got, tidak ada warga kami yang terkena DBD. Kemarin ada warga yang sakit. Tapi setelah diperiksa ternyata sakit types."

"Dengan adanya sosialisasi ini, warga kami jadi lebih terbuka sehingga warga kami mendapatkan pengetahuan  dalam pencegahan DBD. Saya sebagai kades berharap warga kami bisa lebih sehat lagi,"tutup Tata. (DimasFery)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment