Adi Bagus 13 Tahun Lumpuh, Dinkes Langsung Turun Tangan

BOGORnews, Nasib naas menimpa Adi Bagus Saputra (17), sejak usia 4 tahun mengalami kelumpuhan. Tak hanya bisa berjalan, warga RT 03 RW 01 Kelurahan Kencana Kecamatan Tanah Sareal tersebut kondisi kaki dan tubuhnya semakin mengecil. Dia hanya bisa terbaring di tempat tidurnya dan sesekali duduk di sopa.Kondisi tubuh putra pertama dari pasangan Agustiawan dan Mardiyah semakin hari semakin mengkhaturkan. Meski orang tuanya sudah berupaya membawa anaknya berobat ke berbagai rumah sakit namun tak kunjung sembuh. Kedua orang tua Adi Bagus hanya pasrah menunggu muzijat dari Allah SWT untuk kesembuhan anaknya.

“Anak saya sejak lahir  dalam keadaan rormal, namun pada usia 3 tahun mengalami kejang-kejang disertai panas yang tinggi,“kata Mardiyah ibunda Adi, saat menerima kunjungan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Rubaeah, dikediamannya Jum’at (6/5/2014)

Rubaeah datang ke rumah Adi Bagus Saputra didampingi dokter Puskesmas Kelurahan Kayumanis, Puskesmas Pembantu Kelurahan Kencana, serta Lurah Kencana Kecamatan Tanah Sareal Syafei R.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Rubaeah datang ke rumah orang tua Adi Bagus untuk melakukan penanganan medis. “ Kami dari Dinkes  datang kesini setelah mendapat laporan dari warga ada warga disini yang menderita sakit hampir 14 tahun, “ “ujar Rubaeah.

Mardiyah menuturkan, anaknya telah dibawa ke beberapa rumah sakit yang ada di Bogor namun tak kunjung sembuh. Kondisi anak saya semakin mengkhwatirkan, kaki dan tubuhnya makin mengecil, “ tutur Mardiyah.

Selama hampir 13 tahun Adi hanya tergolek di kamar yang dirawat oleh neneknya. “Kalau  makan harus penggunakan alat suntik yang dimasukan ke dalam mulutnya, “ kata Hj Tintin nenek Adi Bagus

Hj.Tintin mengaku gembira dengan kedatangan dari pihak Dinas Kesehatan Kota Bogor yang mau turun tangan langsung. Tetunya. sangat membantu kami sekeluarga untuk pengobatan  cucu saya, “ ujar Tintin.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Rubaeah mengatakan kondisi tubuh dan kaki yang mengecil yang diderita Adi Bagus Saputra diduga akibat radang otak.

Untuk mengecek kondisi kesehatan penderita agar segera berobat. Kami akan membantu kesehatan Pasien dan  segera mengecek kondisi pasien ke Rumah Sakit dengan biaya ditanggung penuh  oleh Pemerintah Kota Bogor, “ ungkapnya.

Rubaeah mengatakan, semua Puskesmas di Kota Bogor terbuka bagi siapa saja terutama warga Kota, yang mengalami penyakit apapun untuk segera mendapatkan penanganan. “Kami telah memerintahkan dokter Puskesmas Kayumanis dan Puskesmas Pembantu untuk secara rutin mengecek kondisi pasien Adi, “ kata Rubaeah.

Sementara itu Lurah Kencana Syafei R mengatakan, pihaknya segera membuat SKTM  (Surat Keterangan Tidak Mampu) untuk keluarga Adi Bagus Saputra. “ Kami akan urus dulu Kartu Keluarga (KK)nya,  karena kedua orang tua pasien tercatat sebagai warga Kabupaten Bogor, “ kata Syafei.

Syafei menjelaskan, Adi Bagus Saputra tinggal bersama neneknya tercatat sebagai warga RT 03 RW 01 Kelurahan Kencana Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor.

Sedangkan kedua orangnya tercatat sebagai warga Cilebut Barat Kabupaten Bogor. Makanya, segera kami urus agar bisa tercatat dalam KK Hj. Tintin warga RT 03 RW 01 Kelurahan Kencana Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, “ tuturnya. (redaksi)

Teks foto : Adi Bagus Saputra dipangkuan ibundanya Mardiyah saat dijenguk Kadinkes dr. Rubaeah dan Lurah Kencana Syafei R 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button