Sulit Urus Sertifikat pikat Tanah Wakaf, Ini Solusi dari Paslon RZ

By Redaksi 11 Mar 2018, 08:37:43 WIB | dibaca: 146 pembaca 

Sulit Urus Sertifikat pikat Tanah Wakaf, Ini Solusi dari Paslon RZ

BOGORnews.com:::Warga  Kampung Warung Jambu dan Kampung Kalibata, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, mengeluhkan sulitnya proses untuk mensertifikatkan tanah wakaf.

Keluhan warga tersebut mereka sampaikan ke calon Walikota Bogor nomor urut satu, Achmad Ru'yat saat melakukan silaturahmi dan sapa warga, Sabtu (09/03/2018).

"Saya mewakili warga disini, merasa kesulitan untuk mengurus surat atau sertifikat tanah wakaf, terlebih biayanya yang cukup memberatkan bagi warga yang kurang mampu, "ucap Agus salah satu warga di Kampung Kalibata, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

"Kami berharap pasangan RZ jika terpilih bisa memberikan kebijakan serta kemudahan untuk menyelesaikan persoalan warga ini," imbuhnya lagi. 

Mendapat aspirasi tersebut, Achmad Ru'yat mengatakan, aspirasi warga ini tentu harus didengar dan dibantu serta difasilitasi agar tanah-tanah wakaf itu memiliki kepastian hukum seperti adanya sertifikat wakaf. 

"Pemerintah Daerah harus membantu dan menfasilitasi agar masyarakat membuat ikrar wakaf dari yang memberikan wakaf atau dari ahli waris yang mewakafkan. Atas ikrar wakaf inilah, nanti bisa diproses ke Kementerian Agama sehingga bisa ditindak lanjuti ke BPN," ucap Ru'yat.

"Jika pasangan RZ terpilih, Insha Allah kami akan membantu warga untuk mempermudah mengurus sertipikat tanah wakaf, karena hal ini sangat penting agar tidak menimbulkan potensi konflik dikemudian hari seperti yang sudah banyak terjadi dan akhirnya diperjual belikan, padahal pada dasarnya tanah wakaf itu tidak boleh diperjual belikan," ungkap cawalkot yang berpasangan dengan Zaenul Mutaqin (ZM) ini. 

Ru'yat mengaku, dirinya sudah bertemu dengan anggota Badan Wakaf Indonesia (BWI) bahwa di Indonesia keberadaan tanah wakaf itu lebih dari 500 ribu hektar dan lebih dari 300 ribu hektar sudah tersertifikatkan.

"Ada sekitar 200 ribu hektar yang belum tersertifikat dan tentunya di Kota Bogor sendiri pasti masih banyak tanah-tanah wakaf termasuk ikrar wakafnya belum diterbitkan bahkan belum diproses baik untuk tanah pemakaman, tempat kegiatan agama maupun tempat kegiatan sosial dan ekonomi," kata Ru'yat.

Tanah wakaf juga, sambung Ru'yat, bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi, tetapi keuntungannya dipergunakan untuk kegiatan sosial, jadi pahalanya bisa tetap mengalir bagi yang memberikan wakaf.

"Jadi tanah wakaf itu harus diberdayakan, jangan sampai tanah wakaf menjadi lahan tidur yang tidak dimanfaatkan kegunaannya, karena hal itu sangat membantu terutama menjadi pahala bagi yang memberikan wakaf tersebut," tandas Ru'yat.(Rls/DF). 

 











Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Mrs Limasly

    Cara Mendapat Kartu ATM Kosong yang Mendesak .... selama bertahun-tahun saya sudah ...

    View Article
  • frank

    Ini adalah untuk menginformasikan publik umum laki-laki atau perempuan yang sehat dan ...

    View Article
  • poinqq

    sudah lama gak jalan"ke bogor, bogor apakabar mas? ada yang baru gak mas di ...

    View Article


BOGOR WEBSITE