Stop Pasung, Puskesmas Jampang Bogor Gelar Pendampingan ODGJ

By Redaksi 29 Apr 2018, 20:03:32 WIB | dibaca: 137 pembaca 

Stop Pasung, Puskesmas Jampang Bogor Gelar Pendampingan ODGJ

Salah Satu Bentuk Pendampingan ODGJ

BOGORnews.com ::: Sejumlah ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), tampak berkumpul di sudut Aula Lantai 2 Puskesmas Jampang Kabupaten Bogor, Jum'at 27 April 2018 lalu. 

Mereka sedang mengikuti kegiatan Okupasi Terapi (Terapi Kerja), berupa Kreasi Seni dengan menempelkan kulit kacang tanah ke media gambar yang telah disiapkan petugas puskesmas jampang dengan tujuan, agar pasien mempunyai keterampilan yang bisa dikembangkan lebih lanjut.

Kegiatan ini digelar Puskesmas Jampang sebagai bantuk Pendampingan Psikiater dan Penyuluhan Kesehatan Jiwa Masyarakat.

Kegiatan ini mengusung tema 
"Ayo Peduli dan Hormati Hak ODGJ, Demi Terwujudnya Wilayah Puskesmas Jampang Bebas Pasung (Jabesung)."

Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan Pendampingan Psikiater dan Penyuluhan Kesehatan Jiwa Masyarakat tersebut sekitar 30 orang, yang terdiri dari ODGJ, Keluarga ODGJ, Kader Kesehatan, Pekerja Sosial, Polisi, Petugas Kecamatan, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama. 

Kepala Puskemas Jampamg dr. Vera Linda mengatakan bahwa Puskesmas Jampang berkomitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan jiwa bekerja sama dengan seluruh komponen masyarakat di wilayah Kecamatan Jampang Kabupaten Bogor.

Senada yang disampaikan Kepala Puskesmas, Iyep Yudiana, SKM. MKM, selaku Narasumber dalam Penyuluhan Kesehatan Jiwa Masyarakat mengatakan bahwa, komitmen ODGJ dan Keluarga dalam proses pemulihan pasien sangatlah dibutuhkan. 

Komiten ODGJ untuk tidak putus minum obat (Drop Out) dan konitmen keluarga untuk menjadi PMO (Pengawas Minum / Menelan Obat) bagi pasiennya sangat dibutuhkan. 

Dalam penyuluhanya iyep yudiana mengangkat tema Pengelolaan dan Pengawasan Minum Obat.

 " Kita angkat tema ini karena salah satu faktor yang menunjang proses pemulihan ODGJ adalah ketaatan ODGJ dalam minum obat, " kata Iyep

Sementara itu  dr. Sucipto, SpKJ. M.Kes yang mendampingi dokter puskesmas berhasil melakukan pemeriksaan dan pengobatan terhadap 11 ODGJ.

Dari hasil pendampingan terungkap  ada kasus ODGJ paska rawat yang rutin minum obat, tetapi masih dilakukan pemasungan dengan alasan bahwa ODGJ tersebut tinggal hanya berdua dengan ibunya yang sudah renta, sehingga khawatir mengamuk dan melukai ibunya.  Sayangnya, ODGJ tersebut tidak bisa dihadirkan pada saat pemeriksaan tetapi akan ditindak lanjuti, dengan membawa ODGJ Pasung ke RS.Dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor.

Untuk lebih menguatkan komitmen bersama dalam pelayanan kesehatan jiwa masyarakat, Puskesmas Jampang menandatangani Dokumen Komitmen,  yang dibubuhkan masing-masing oleh dr. Vera Linda (Kepala Puskesmas), Endih (Kasie Kesos kecamatan Kemang)  Sudarmadji  Babinmas) Arsyudin (Tokoh Masyarakat Kampung Hambulu Kecamatan Kemang) dan Andri  (Tokoh Agama dari Pesantren Darul Holidin)

Diakhir kegiatan, seluruh peserta yang hadir melakukan sesi photo bersama dengan jargon yang khas yaitu "Stop Pasung dan Salam Sehat Jiwa" (Ari/red)











Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • frank

    Ini adalah untuk menginformasikan publik umum laki-laki atau perempuan yang sehat dan ...

    View Article
  • poinqq

    sudah lama gak jalan"ke bogor, bogor apakabar mas? ada yang baru gak mas di ...

    View Article
  • Joe

    I study this text. I suppose You placed a lot of attempt to create this article. I ...

    View Article


BOGOR WEBSITE