Peletakan Batu Pertama Tandai Dimulainya Pembangunan Lab. Biosafety Level-3

By Redaksi 06 Apr 2018, 15:31:59 WIB | dibaca: 131

Peletakan Batu Pertama Tandai Dimulainya Pembangunan Lab. Biosafety Level-3




BOGORnews.com:::Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk tahun 2018 ini akan membangun gedung berserta fasilitasnya untuk  Laboratorium Biosafety Level-3 (BSL-3). Pembangunan Lab. BSL-3 menelan biaya sekitar Rp 55 Miliar. 

Guna menandai pembangunan gedung tersebut,  Jumat pagi (06/04/2018) dilakukan peletakan batu pertama di Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, kawasan Cibinong Science Center-Botanic Garden (CSC-BG), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Laboratorium Biosafety Level-3 (BSL-3) sudah sangat diperlukan di Indonesia. Keberadaan laboratorium tersebut dapat memberikan jaminan atas kualitas hasil penelitian pangan dan kesehatan. Juga, memberikan jaminan atas konsistensi hasil penelitian dan pembuatan produk jadi siap komersialisasi, meningkatkan kepercayaan stakeholder, dan memperkecil bahaya yang bisa ditimbulkan produk karena kontaminasi.

Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi, Dr. Bambang Sunarko, mengatakan bahwa tujuan dibangunnya Laboratorium BSL-3 adalah  untuk memfasilitasi kegiatan penelitian tahap lanjut, pengujian, pembuatan prototipe dan lain-lain yang membutuhkan ruangan bebas-partikel bertekanan negatif BSL-3, baik secara in vitro maupun in vivo yang didukung oleh fasilitas berstandar GLP dan GMP. 

“Sedangkan, tujuan jangka panjang pembangunan laboratorium BSL-3 dan fasilitasnya adalah untuk mendukung pengembangan dan produksi pangan dan obat berbasis bioteknologi di Indonesia,” katanya.

Sementara itu Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Prof. Dr. Enny Sudarmonowati menegaskan LIPI sangat membutuhkan adanya fasilitas Labotariun BSL-3.

"Sejak tahun 2011, kami selalu mengadu proposal. Tapi selalu gagal. Namun kami selalu. berupaya terus. Akhirnya tahun 2015 proposal disetujui,"ujarnya. 

Manfaat dari pembangunan laboratorium BSL-3 dan fasilitas pendukungnya adalah untuk ketersediaan fasilitas bangunan dan peralatan riset yang sesuai dengan kebutuhan untuk pengujian riset pangan. Selain itu, laboratorium ini juga memberikan ketersediaan fasilitas produksi skala kecil sesuai standar GLP dan Good Manufacturing Practice (GMP) dan memberi nilai tambah bagi produk hasil riset Indonesia. 

“Dengan adanya Labotariun ini, maka produk riset pangan kita memiliki daya saing dengan produk sejenis dari negara lain, baik di pasar dalam negeri maupun internasional. Kemudian, produk riset juga akan memenuhi persyaratan mutu dan dijamin tidak menimbulkan risiko berbahaya yang disebabkan karena tidak aman, mutu rendah, atau yang lainnya, "pungkasnya. (Dimas Fery) 






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • byocct

    <a href=http://camadian-pharmacya.com>extra super viagra 180 pills</a> ...

    View Article
  • Shopping Center Jakarta

    Waah,, tahun depan ada lagi gak ya midnight shopping di Cibinong City Mall..? CCM ...

    View Article
  • Dr Paul

    Do you owe? Do you need to collect cash for health care costs or pay debts or in ...

    View Article