Mengenal Sosok Alm Kang Saleh Penulis Sejarah Bogor

By Redaksi 04 Jun 2018, 04:09:09 WIB | dibaca: 336 pembaca 

Mengenal Sosok  Alm Kang Saleh Penulis  Sejarah Bogor

Saleh Danasasmita diabadikan nama Jalan di Bogor

BOGORnews.com ::: Selama ini Saleh Danasasmita dikenal sebagai penulis buku Sejarah Bogor yang paling lengkap dan berbobot. Buku yang terbit untuk pertama kali pada tahun 1983, ditulis semasa Achmad Sobana menjadi Walikotamadya Bogor (1979-1984). 

Tidak banyak yang mengetahui sosok ahli Sejarah Sunda Pajajaran yang menguasai bahasa Sunda Kuno, membaca prasasti/epigrafi sastra dan seni drama.

Saleh Danasasmita, yang akrab disapa Kang Saleh, lahir di Sumedang pada tanggal 7 Juni 1933, meninggal di Bogor pada 8 Agustus 1986, dimakamkan di TPU Dreded, Bogor Selatan. Menikah pada tahun 1959 denganTasrianah yang akrab disapa Ibu Oneh, kelahiran Bogor 31 Agustus 1934 dan wafat pada 18 Februari 2014. Dari pernikahannya dengan Oneh, Kang Saleh dikaruniai tiga putera dan tiga puteri yaitu Darmika, Fatonah Damayanti,Daniarti, Daniswara, Danarjaya dan Darmiati.  

Beberapa tahun silam penulis sempat mewawancarai Ibu Oneh dan putera-puterinya, serta menemui seorang sahabat karibnya Dudung Djunaedi Sumaatmadja. Dari wawancara tersebut diperoleh gambaran bahwa Kang Saleh gila membaca namun selama ini luput dari perhatian.

Menurut Oneh, suaminya seorang perokok berat merk Langseng dan doyan makan peuteuy disangray, irisan jahe kecap dicampur kurupuk.  Namun dibalik itu,  kata Oneh, suaminya itu memiliki jiwa sosial yang teramat tinggi. Jika dibandingkan dengan jiwa manusia jaman sekarang mungkin hanya ada dalam dongeng, tapi ini sebuah kenyataan.

Salah satu contoh seperti dipaparkan oleh Damayanti, anak keduanya bahwa hampir sebagian gaji Bapaknya sebagai PNS disumbangkan kepada sahabatnya terutama yang penulis.  Pernah pada suatu ketika, sasterawan Olla S Sumarnaputra, nginap di rumahnya di Bondongan. Esoknya ketika sahabatnya pulang, karena Kang Saleh tak punya uang, sahabatnya itu dibekali beras yang seharusnya dimasak hari itu. Tentu saja Oneh kelabakan, beras simpananya telah koredas alias kosong.

Kang Saleh juga dikenal sebagai seorang yang humoris dekat dengan keluarga dan akrab dengan sahabat-sahabatnya.  Soal humoris ini gayung bersambut dengan sang isteri yang juga suka ngabojeg dan heureuy khas orang Sunda.

Kegemaran lain, Kang Saleh paling senang ngawangkong apalagi kalau topiknya tentang sejarah Sunda. Di ruang kerjanya, Kantor Departemen  Pendidikan dan Kebudayaan Kandepdikbud) dan di rumahnya, tak mengenal waktu jika sudah bercerita. Hanya terpotong oleh waktu shalat.

Jika sedang menulis, teman yang paling setia adalah kopi kental cap Teko dan udud roko Dalam hal merokok jangan kaget jika sehari bisa menghabiskan tiga sampai lima bungkus sehari. Tak heran jari-jemarinya yang telah berwarna kuning itu sudah sulit hilang.

Nah, soal selera dan kegemaran dalam makan ini ada cerita pula dari Oneh,  bahwa suaminya tidah usah diberi daging apa saja. Kegemarannya hanya nasi putih panas, sangray bawang merah, irisan jahe diguyur kecap dan kurupuk yang dijual di warung-warung. “Wah kalau sudah makan dengan menu tersebut, tampak ngalimed alias benar-benar Kang Saleh menikmatinya, “ kata Oneh.

Sepanjang kiprahnya di lingkungan pegawai negeri sipil dan  menjabat Kepala Seksi Kebudayaan, Kandepdikbud Kodya Bogor, tercatat memiliki dua sosok dipercaya dan istimewa. Mereka adalah Suhasti dan Yoseph Iskandar. Suhasti salah satu stafnya yang memiliki kemampuan membaca bahasa Sunda Kuno dan huruf Jawa Kuno.

Ia juga pernah dipercaya sebagai Penilik Kebudayaan wilayah Kecamatan Bogor Tengah. Adapun Yoseph Iskandar dikenal sebagai sastrawan, seniman dan wartawan, kelahiran Subang. Sejak tahun 1981 ketika mulai diperkenalkan Naskah-naskah Wangsakerta Yosephlah yang banyak menyimpan naskah dan tulisan karya Saleh Danasasmita  Bahkan gaya tulisan dan cara menyampaikan paparan tentang sejarah Sunda Pajajaran sangat mirip Kang Saleh.

Walaupun ia banyak menulis tentang sejarah masa klasik, terutama sejarah Sunda Pajajaran. Namun pendidikan formal Kang Saleh bukan dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya jurusan ilmu Sejarah. Saleh Danasasmita adalah lulusan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Bandung  dengan skripsi tentang prasasti Batutulis dan kaitannya dengan Kerajaan Sunda.

Kang Saleh lebih banyak belajar sendiri tentang sejarah Sunda dan Jawa Kuna, sehingga ia dapat membaca naskah-naskah Sunda Kuno dari Cuburuy dan naskah-naskah Wangsakerta yang berbahasa Jawa.

Tak hanya itu, ia juga nenguasai bahasa Belanda dan Inggris. Itulah sebabnya di dalam bukunya Sejarah Bogor karya Saleh Danasasmita  banyak mengambil kajian dari naskah dan buku yang berbahasa tersebut. Adapun naskah dari Ciburuy menyurat, "Awignamastu. Nihan tembey sakakala Rahyang Banga masa siya nyusuk na Pakwan" artinya Semoga selamat. Inilah permulaan peringatan Rahyang Banga, tatkala ia membangun parit pertahanan Pakwan. Konon Ibu Kota Kerajaan Sunda berlandaskan naskah dari Kabuyutan Ciburuy, Garut Selatan, di Pakuan Pajajaran.

Buku Sejarah Bogor karya Saleh Danasasmita yang diterbitkan untuk pertama kali pada tahun 1983, merupakan paparan sejarah tentang Bogor yang paling lengkap hingga saat ini. Jadi telah 35 tahun berlalu. Namun tidak ada lagi buku lain tentang Bogor  yang disusun setara karya Kang Saleh. Tampaknya tidak ada niat untuk ngaguar sejarahnya sendiri yang muncul baik dari warga maupun para inohong dan gegeden Bogor.

Penulis Rachmat Iskandar
(Penggiat Benda Cagar Budaya)











Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Dr. louis

    Apakah Anda ingin menjual ginjal Anda? Apakah Anda mencari kesempatan untuk menjual ...

    View Article
  • hgh Supplements from Amazon

    I study this text. I suppose You placed a lot of attempt to create this article. I ...

    View Article
  • epfindia

    pretty desirable put up. I simply stumbled upon your weblog and desired to mention ...

    View Article


BOGOR WEBSITE