Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan

By Redaksi 14 Mei 2018, 15:41:18 WIB | dibaca: 106 pembaca 

Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan

BOGORnews.com ::: Tertawa merupakan ekspresi kebahagian yang muncul secara spontan tanpa direkayasa. Berbeda dengan senyuman yang hanya menarik sudut bibir ke samping, tertawa umumnya mengeluarkan suara unik dan berbeda pada masing-masing orang. Dibalik keunikan tersebut, tersimpan rahasia khasiat tertawa yang dapat membuat tubuh lebih sehat, mental lebih kuat serta umur lebih panjang secara alami.

Manfaat tertawa belum banyak diketahui dampaknya terhadap psikologis. Yang seringkali dipahami hanya perasaan senang saat tertawa. Tertawa tidak hanya bagus untuk kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental sebab dapat menimbulkan perasaan senang. Keadaan emosi yang baik membuat segala hal terlihat positif, mudah, dan ringan.

Seperti yang pernah dilansir dalam artikel psikologi dan psikoterapis tahun 2015, tertawa tidak hanya terkait dengan ekspresi wajah, tetapi juga menyebabkan sejumlah perubahan kimia dalam tubuh. Derai tawa yang baik membantu pengeluaran enzim dan hormon bermanfaat untuk membantu fungsi normal berbagai organ tubuh. Hal ini disebabkan adanya hubungan antara tertawa dan stimulasi otak serta kelenjar yang berbeda. Tertawa mengurangi kadar hormon tertentu, yaitu kortisol, epinephrine dan dopac, yang berhubungan dengan respon stres. Oleh karena itu, dapat membantu meringankan stres, depresi, kecemasan, kesedihan, dan kemarahan. Tertawa juga mengurangi rasa sakit dengan melepaskan hormon endorfin.

Menurut pengalaman penulis, ketika kita lebih sering mengekspresikan wajah dengan tersenyum ataupun tertawa, maka kita akan terlihat awet muda dan panjang umur. Hal ini dapat mengurangi kerutan-kerutan di wajah karena terjadinya pergerakan otot-otot di wajah sebagai salah satu olahraga ringan. Selain itu, tertawa mampu memberi pelatihan yang baik untuk memperlancar fungsi usus, sebagai organ pijat perut dan memperkuat otot-otot perut. Kegiatan ini menguntungkan untuk pencernaan serta penyerapan. Tertawa juga membantu membakar kalori dan bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Secara tidak sadar, wajah terlihat lebih bahagia dan cerah. Dengan tertawa juga bisa membuat tubuh menjadi lebih kebal dari serangan penyakit serta memberikan kesan ramah pada wajah.

“Tertawa meningkatkan kemampuan kita untuk berhubungan dengan orang lain. Hal ini juga menyebabkan sejumlah perubahan perilaku. Ini membuat kita lebih bersemangat dan meningkatkan minat dalam kegiatan sehari-hari,” ungkap A’isyah Nur Izzati, mahasiswa Psikologi UIN Syarief Hidayatullah Jakarta.

Di Indonesia, terapi tertawa dipelopori oleh Dr. Yul Iskandar, SpKJ. Penelitian para ahli menunjukkan bahwa humor bisa menyebabkan orang lebih banyak tertawa, terutama orang dewasa. Dalam sehari, orang dewasa hanya tertawa sebanyak 15 kali, sedangkan anak kecil bisa mencapai 300-400 kali. Dapat dipahami, karena anak-anak memandang dunianya sebagai tempat bermain, tidak seserius orang dewasa.

Dokter Madan Kataria, seorang psikiater asal India (Mumbai) yang juga pendiri Laughter Club International dengan 70 cabang negara bagian menyatakan bahwa yang membedakan frekuensi tertawa antara anak-anak dan orang dewasa adalah karena faktor logika. “Anak-anak bisa tertawa tanpa sebab karena otaknya belum mengerti tentang logika, tetapi orang dewasa tertawa jika menurut logikanya ada yang lucu. Jadi,  jika tidak ada logikanya, ia tidak tertawa,” jelas dokter yang juga menulis buku Laugh For No Reason tersebut. Ia menekankan, pentingnya tertawa bagi orang dewasa. Mengawali hari dengan senyum dan tertawa selama 15 menit merupakan terapi fisik dan psikis untuk lebih bersemangat melakukan aktivitas dan menyegarkan pikiran sepanjang hari.

Sense of humor anak-anak lebih mudah tersentuh daripada orang dewasa. Melihat kupu-kupu terbang ke sana kemari saja, anak-anak bisa tertawa, sedangkan orang dewasa membaca cerita humor pun belum tentu bisa tertawa. Padahal, para peneliti sudah membuktikan bahwa tersenyum dan tertawa baik untuk kesehatan fisik maupun mental. Dengan tertawa kita bisa menghilangkan stress dan mencegah sekitar 70% penyakit. Ini membuktikan bahwa hati yang senang dan pikiran yang tenang akan menstimulasi kesehatan badan.

“Pada saat tertawa sampai terpingkal, otot-otot bahu, dada, perut, dan pernapasan lebih bergiat. Jantung lebih terpacu, paru-paru lebih mekar, sekat rongga badan lebih mengembang, dan peredaran tubuh lebih deras,” tutur Dr. Handrawan Nadesul dalam sebuah buku yang berjudul Jurus Sehat Tanpa Ongkos.

Tertawa bersifat menular sehingga mampu mengurangi tingkat stres pada orang lain. Ketika seseorang tertawa karena suatu hal atau peristiwa yang lucu, kemungkinan orang yang berada di sekitarnya akan ikut tertawa pula. Tertawa memiliki sejuta ekspresi yang dituangkan dengan senyum bahagia. Hanya diri sendiri yang bisa merasakan efek ketika tertawa. Sejenak, masalah yang sedang dihadapi terasa hilang begitu saja. Tubuh lebih rileks dan tenang seakan-akan masalah telah berlalu.

Penulis
Devita Fitriyanti Samallo, Mahasiswi Politeknik Negeri Jakarta











Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • frank

    Ini adalah untuk menginformasikan publik umum laki-laki atau perempuan yang sehat dan ...

    View Article
  • poinqq

    sudah lama gak jalan"ke bogor, bogor apakabar mas? ada yang baru gak mas di ...

    View Article
  • Joe

    I study this text. I suppose You placed a lot of attempt to create this article. I ...

    View Article


BOGOR WEBSITE