Ini Kronologis Penculikan Anak dan Minta Tebusan Rp 200 Juta

By Redaksi 09 Mei 2018, 15:16:47 WIB | dibaca: 67 pembaca 

Ini Kronologis Penculikan Anak dan Minta Tebusan Rp 200 Juta

BOGORnews.com:::R (7) menjadi korban penculikan oleh dua orang pelaku berinisial FS dan J. Peristiwa itu terjadi Selasa (8/5/2018) sekitar pukul 15.30.

Kejadian itu berawal saat korban pulang sekolah, tiba tiba ada sekelompok orang yang mengaku suruhan bapaknya ingin menjemput korban.

Namun hal tersebut ditampik oleh Ateng,  supir yang biasa antar jemput  sekolah.  Alasannya,  belum ada konfirmasi atau kontak dari orang tua korban. 

Namun para pelaku ngotot ingin menjemput dan membawa korban dengan alasan akan diajak ke pesta ulang tahun di pusat perbelanjaan. 

Namun usaha itu pun tetap tidak berhasil. Ateng tidak mengizinkannya. Pelaku pun nekad membawa kabur korban saat akan masuk ke rumahnya di Perumahan Pajajaran Regensi Katulampa. Korban lalu diajak berputar-putar di kawasan Bogor Kota. 

Kedua pelaku sempat meminta uang tebusan sebesar Rp 200 juta ke orangtua korban melalui pesan singkat. 

Menurut Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Didik Purwanto mengatakan, setelah mendapat laporan adanya aksi penculikan,  pihaknya langsung bergerak dengan meminta keterangan dari para saksi. 

"Begitu kami mendapatkan informasi terkait pelaku penculikan dan ciri-ciri kendaraan pelaku,  Tim opsnal dan penyidik langsung melakukan pencarian. "

"Kami pancing para pelaku  lewat HP milik ibu korban," imbuhnya lagi. 

Dari pelacakan,  diketahui para pelaku sedang berada di Jalan Djuanda tepatnya depan Bank BCA Djuanda Bogor. Dua pelaku langsung disergap oleh Tim Buru Sergap Sat Reskrim Polresta Bogor Kota dan Unit Reskrim Polsek Bogor Timur. 

Dari penangkapan tersebut,  petugas mengamankan barang bukti berupa tiga unit HP, kartu perdana baru, buku tabungan dan satu unit Mobil Mobilio yg digunakan pelaku untuk menyekap korban. 

"Kedua pelaku dapat dijerat
pasal Penculikan Anak / Pasal 83 jo 76F UU No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman Pidana penjara paling singkat 3 tahun paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp 300 juta, "pungkasnya. (DimasFery) 











Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • frank

    Ini adalah untuk menginformasikan publik umum laki-laki atau perempuan yang sehat dan ...

    View Article
  • poinqq

    sudah lama gak jalan"ke bogor, bogor apakabar mas? ada yang baru gak mas di ...

    View Article
  • Joe

    I study this text. I suppose You placed a lot of attempt to create this article. I ...

    View Article


BOGOR WEBSITE