Eksistensi Ojek Daring, Sopir Angkot Berkesah

By Redaksi 03 Mei 2018, 17:56:16 WIB | dibaca: 87 pembaca 

Eksistensi Ojek Daring, Sopir Angkot Berkesah

BOGORnews.com ::: Beberapa menunduk memperhatikan gawainya, ada pula yang menempelkannya ke daun telinga. Dan tak lama, satu persatu kendaraan roda dua menghampiri mereka di samping hilir mudik angkutan kota  (angkot) yang tak karuan. Begitulah sekiranya potret yang bisa kita lihat belakangan ini di tempat-tempat umum.

Eksistensi ojek daring dewasa ini mempermudah masyarakat dalam mobilisasi. Penghasilannya yang menggiurkanpun memperbanyak mitra ojek online di tiap daerah. Semakin luasnya cakupan ojek daring ini, sangat mempengaruhi penghasilan para sopir angkot. Kebanyakan masyarakat lebih memilih menggunakan ojek online karena lebih cepat dan murah dibandingkan dengan angkutan umum. Tak heran, banyak sopir angkot yang resah dengan keberadaan ojek berbasis aplikasi ini.

Zaenal salah satunya. Sudah bertahun-tahun sejak ia menjadi sopir angkot D 01 trayek Stasiun Depok Baru – Kavling, Beji. Rambut putihnya seakan-akan menjadi saksi bisu perjalanannya sebagai sopir angkot. Dari sebelum ada ojek online sampai ada sekarang. Zaenal mengaku, ojek online telah menyengsarakan para sopir angkot.

Sistem kejar setoran membuat dirinya kewalahan dengan adanya persaingan teknologi. Tak jarang dalam sehari Zaenal tidak membawa pulang uang, karena hasilnya hanya bisa untuk membayar setoran ke bos pemilik kendaraan tersebut. “Dulu mah sebelum ada ojek online, kita narik setengah hari, udah bisa nutup setoran. Sekarang mah udah gabisa,” keluh Zaenal atau yang akrab dipanggil Bang Cidok.

Belum lagi modal yang dikeluarkan untuk membeli bensin. Tak sepadan dengan pendapatannya sehari-hari. Melakukan demopun, tidak ada jalan tengah yang bisa diambil. Sayangnya, pemerintah juga tidak bisa menjanjikan solusi untuk menyejahterakan kedua belah pihak tersebut.

“Tapi, mungkin udah bagian dari hidup ya hehe,” tambah Zaenal sambil terkekeh. Hal semacam itu tidak menyurutkan semangatnya dalam mencari nafkah. Ditemani segelas kopi hitam panas, Zaenal tetap setia pada pekerjaannya. Banyak teman sopirnya yang sudah beralih profesi menjadi mitra ojek online. Namun dirinya tetap bersyukur mana kala pekerjaannya sudah membiayai anak dan istrinya selama ini.

Penulis :
Zhafira Chlistina, Politeknik Negeri Jakarta











Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Dr. louis

    Apakah Anda ingin menjual ginjal Anda? Apakah Anda mencari kesempatan untuk menjual ...

    View Article
  • hgh Supplements from Amazon

    I study this text. I suppose You placed a lot of attempt to create this article. I ...

    View Article
  • epfindia

    pretty desirable put up. I simply stumbled upon your weblog and desired to mention ...

    View Article


BOGOR WEBSITE