Demi Membantu Keluarga, Ini Yang Dilakukan Si SPG Cantik

By Redaksi 17 Sep 2016, 11:53:17 WIB | dibaca: 1351 pembaca 

Demi Membantu Keluarga, Ini Yang Dilakukan Si SPG Cantik




<.br>
BOGORnews.com ::: Cileungsi – Kerap mengakes situs dewasa di internet, SN penasaran, lalu mempraktekkannya dengan pacar. Telanjur basah, ia lantas memutuskan untuk menjadi  WP (Wanita Panggilan).

Parasnya yang ayu, rambut sebahu, kulit putih bersih, tubuh aduhai. Matanya yang sayu dengan dihiasi bulu mata yang lentik, membuat mata lelaki tertegun melihatnya, sekilas mirip artis cantik Fenita Arie. Itulah tampilan fisik SN, seorang SPG disalah satu mall ternama di Cileungsi yang berprofesi sebagai wanita panggilan.

Dengan sedikit malu-malu, remaja berusia 21 tahun ini menceritakan awal kisahnya menjadi wanita panggilan kepada BOGORnews.com

Dia mengaku terpaksa menyajikan tubuhnya untuk dinikmati siapa saja yang siap membayar dengan tarif kencan yang sudah ditentukannya karena faktor ekonomi.

SN mengungkapkan, dengan menjadi wanita panggilan, selain untuk tampil modis, Ia juga tidak memberatkan beban orang tuanya yang berprofesi sebagai buruh cuci.

"Untuk bisa “main” dengan saya, tarifnya Rp500 ribu sekali main. Jika menginap Rp1,5 juta. Tetapi biasanya yang sampai menginap itu Om-om yang booking," paparnya

Menurut SN, orang tuanya tidak mengetahui profesi sampingannya.

"Kalau di-booking menginap, saya bilang ke orang rumah lembur kerja, dan pulangnya nginep dirumah temen," ujarnya

Anak pertama dari 2 bersaudara ini menjelaskan, ia bisa menjadi wanita panggilan karena terinspirasi cerita dewasa yang kerap dibacanya di internet.

Sementara, kegadisannya sudah hilang saat usianya masih 16, direnggut pacar.

"Dia mengaku cinta sama saya, akhirnya nidurin saya. Setelah itu, dia ninggalin saya gitu saja. Ya, sudah telanjur," akunya

Karena itulah, ia makin berani menjual tubuhnya kepada lelaki yang butuh kehangatan.

"Transaksinya bisa dari BBM atau Facebook. Per pekan bisa dua pelanggan yang mengajak saya kencan. Lumayan, kalau 4 juta per bulan saya dapat. Tetapi, saya nggak setiap hari kencannya. Pas saya libur aja, atau pas kebetulan saya pulang kerjanya sore," ungkapnya.

Di benaknya paling dalam, ia ingin berhenti menjadi wanita panggilan. Namun, hal tersebut tidak mungkin dilakukan saat ini. Sebab, ia masih butuh untuk meringankan beban keluarga. *(Anwar Mustofa)










Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Cryptophix

    Bitcoin tradicionalmente relacionam-se a equipe digitais de dinheiro. Ela existe ...

    View Article
  • Natrual Foods

    i'm ordinarily looking on-line for posts which can help me. there's of ...

    View Article
  • VIDEO MARKETING

    sure, first-rate US military pressure. also, in his put up you have given a danger ...

    View Article