Temu Teknis Pengembangan dan Pengelolaan Perpustakaan Kementerian Pertanian

By Redaksi 07 Mar 2022, 12:09:40 WIB Pendidikan
Temu Teknis Pengembangan dan Pengelolaan Perpustakaan Kementerian Pertanian

BOGORnews.com ::: Ciawi – Bogor : Pustakawan dan pengelola perpustakaan Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor turut ambil bagian dalam kegiatan Bimbingan dan Temu Teknis Pengembangan dan Pengelolaan Perpustakaan Kementerian Pertanian di Bogor belum lama ini. 

”Sebagai Pustakawan dan pengelola perpustakaan sangat perlu meningkatkan skill  dan pengetahuan, ” ujar Tuti Susana.

Saat ini kata Tuti Kementerian Pertanian terus mengembangkan smart library yang diarahkan kepada peningkatan komponen - komponen pendukung, yaitu infrastruktur teknologi informasi, pengembangan big data dan data analytic, pengembangan sumber daya informasi melalui jejaring antar sumber informasi serta pengembangan sumber daya manusia mendukung smart library, guna meningkatkan kualitas layanan perpustakaan yang Ber AKHLAK (Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, adaptif, Kolaboratif).

Baca Lainnya :

Tuti mengungkapkan salah satu sistem yang dipakai dalam smart library adalah Repositori Kementerian Pertanian. Repositori ini merupakan kumpulan koleksi digital dari publikasi terbitan lingkup Kementerian Pertanian. 

”Repositori dikelola oleh Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian untuk meningkatkan akses publik terhadap informasi ilmiah sebagai bagian dari komitmen pelayanan publik Kementerian Pertanian dalam penyediaan informasi pertanian, ” jelasnya.

Kegiatan yang digelar hybrid ini dihadiri 120 orang Pustakawan dan pengelola perpustakaan lingkup Kementan. Selain sosialisasi  Permentan No 30 Tahun 2021 tentang SSKCKR yang mewajibkan semua terbitan harus disimpan dan dikelola di PUSTAKA sebagai pusat deposit Kementerian Pertanian peserta juga dibekali dengan materi motivasi dan juga komunikasi berjejaring.

” Kegiatan temu Teknis dengan tema Smart Library Tingkatkan Kinerja dan Inovasi Kepustakawanan juga menyediakan media pembelajaran berupa materi-materi yang berhubungan dengan pengelolaan SSKCKR dan repositori untuk pustakawan dan pengelola perpustakaan sekaligus praktik langsung, ” tuturnya.

Mengenai peran perpustakaan dalam memperkuat pembangunan pertanian Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan perpustakaan harus bisa bertransformasi sehingga memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kemampuan masyarakat, agar dapat mengubah kualitas hidupnya menjadi lebih baik menuju kesejahteraan.

“Peran perpustakaan amat penting sebagai sumber rujukan pengetahuan, sekaligus menjadi institusi yang memiliki andil dalam upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi masyarakat, sehingga transformasi perpustakaan bisa memperkuat pembangunan pertanian, ” kata dedi.

Sementara itu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam sebuah kesempatan mengutarakan harapannya bahwa ke depan, perpustakaan Kementerian pertanian bisa terkoneksi dengan dunia internasional. "Mudah-mudahan selain dengan perpusnas (perpustakaan nasional) bisa juga (tersambung) ke (perpustakaan) Leiden (University/Belanda)," kata SYL. ( Tuti Susana, Sri Supranti/Regi - PPMKP)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment