Tamu Villa Pukul Warga, Tokoh Desa Batulayang Geram!

By Redaksi 06 Jun 2022, 13:20:35 WIB Metropolitan
Tamu Villa Pukul Warga, Tokoh Desa Batulayang Geram!

BOGORnews.com ::: Peristiwa Penganiyayaan oleh Tamu Villa kepada beberapa warga sekitar Kp. Ciburial RT/RW. 05/4 Desa Batulayang Kecamatan Cisarua terjadi pada Sabtu (4/5/22). Pukul 13.00 WIB. 

Sesuai viralnya video aksi pemukulan oleh tamu villa via group WhatsApp inipun sontak memancing reaksi keras para aktivis dan tokoh di puncak. Salah satunya tokoh yang juga sesepuh desa setempat menyayangkan dan ikut perihatin atas perisitiwa yang terjadi dan meminta pihak berwajib menindak keras pelaku pemukulan tersebut, "Ya ini menjadi keprihatinan bersama, tentang bagaimana batas waktu keramaian itu benar-benar dilaksanakan, adanya kebisingan diluar jam kewajaran tentulah sangat disayangkan, kawasan ini memang kawasan wisata, tapi tentu ada aturan main dan itu harus diketahui oleh para tamu," kata Ahmad Suminta tokoh dan juga sesepuh Desa Batulayang. 

Kronologis kejadian pemukulan terjadi di RT/RW. 05/04 dimana diawali atas tidak terimanya teguran pada pukul 02.00 WIB oleh warga sekitar. Anjar (30) warga RT/RW. 01/04, mengatakan, bahwa dirinyalah yang pertama menegur para tamu untuk mengecilkan suara musiknya. Naas, diluar dugaan Anjar, para tamu Villa Daventis bukannya menerima teguran, namun malah berbalik marah-marah dan memakai dengan nada mengancam yang berhubungan dengan keselamatan nyawa. Menghindari cekcok Anjar berlalu pergi dari lokasi villa dengan perasaan was-was. 

Baca Lainnya :

Esoknya, sekitar pukul 14.00 WIB. Tidak terima atas teguran warga pada dini hari, para penyewa Villa Daventis tersebut bergerombol datang melakukan aksi premanisme dengan meludahi salah satu warga dan kemudian menggedor-gedor pagar rumah disebrang villa yang mereka sewa, karena tak kunjung dibuka merekapun meloncati pagar rumah warga yang memperingatinya, tidak hanya itu, merekapu melakukan penganiayaan terhadap warga setempat, 4 (empat) orang warga menjadi korban pemukulan. 

"Pukul 02.00 WIB karena sudah diluar kewajaran, saya datang dengan sopan dan baik-baik meminta kepada tamu villa sebelah untuk menghentikan aktivitas musiknya, namun sekalipun saya sopan dan baik-baik mereka malah marah dan balik mengancam, menghindari cekcok, pulanglah saya, diluar dugaan pada pukul 14.00 WIB tadi, pertama 1 (satu) orang datang meloncat pagar dan kemudian meludahi, lagi-lagi mereka tidak sopan dan saya tegur lagi, kemudian datanglah teman-temannya kemudian memukul dan mengeroyok saya, korban pemukulan tidak hanya saya tapi lebih dari 3 orang," ungkap Anjar. 

Anjar menambahkan, bahwa teguran dilakukan atas dasar aturan yang pernah disepakati antara pemilik/pengelola villa degan Desa tentang batas jam keramaian pada malam hari. 

"Ya. Kebisingannya sudah diluar kewajaran, teguran dilakukan mengingat batas kebisingan villa di puncak adalah pada pukul 12.00 WIB." tambah Anjar *(sal/red)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment