Mislah, Caleg yang Dekat dengan Rakyat Miskin

BOGORNEWS.COM – Mislah Haiti Noviar Ningsih  semakin terenyuh dengan persoalan kemiskinan masyarakat yang ada di Kota Bogor. Jika sebelumnya jiwa menolong memang merupakan potret dirinya,  kini calon legislatif DPRD Kota Bogor daerah pemilihan Bogor Utara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 itu semakin  merasakan    masalah kemiskinan tersebut. 

Persoalan  pendidikan seperti anak putus sekolah,  lingkungan yang rusak,  dan kurangnya fasilitas kesehatan bagi para ibu hamil adalah permasalahan paling banyak dikeluhkan masyarakat  setiap ibu Mislah – demikian dia disapa – bersilaturahmi dengan masyarakat. “Masalah ini sering dikeluhkan masyarkat setiap saya bersilaturahmi dengan masyarakat,” tutur Mislah kepada bogornews.com dalam kegiatan silaturahmi dengan masyarakat di beberapa Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Kelurahan Cibuluh dan Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara beberapa waktu lalu.

Karena itu Mislah  akan fokus dalam mengakomodir  sekaligus mengimplementasikan program-program pemerintah terutama  dunia  pendidikan dan lingkungan  maupun kesehatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. “Tetapi saya dapat melaksanakan amanah ini,  jika saya terpilih sebagai anggota DPRD Kota Bogor dalam Pileg 2014 nanti,” jelasnya.

Selain itu wanita pekerja keras ini  juga akan intensif mengawasi distribusi anggaran pemerintah (APBD) untuk program rakyat miskin, sejauh mana anggaran tersebut telah terdistribusi dengan efektif dan merata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat miskin. “Saya akan bekerja maksimal untuk persoalan distribusi anggaran ini,” tutur Mislah.

Pernyataan  tersebut sering disampaikan Mislah dalam setiap silaturahmi dengan  masyarakat. Ia segaja menyampaikannya. Alasannya, selain menolong rakyat memang sudah menjadi potret dirinya, baginya pernyataan menjalankan fungsi legislatif seperti fungsi kontrol, legislasi, dan keuangan  tidak  membebani moral dan menggerogoti mentalnya. Karena  disadarinya menjalankan ketiga fungsi  tersebut  adalah  langkah yang realisitis dan sesuai prosedur. “Bukankah  seperti fungsi kontrol  menjadi otoritas  legislatif dalam mengontrol kinerja eksekuitf atau pemerintah? Karena itu saya akan memaksimalkan ketiga fungsi legislatif tersebut, ” kata  Mislah dari partai nomor urut 9 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Mislah  tidak terbebani ketika bedialog dengan masyarakat. Mereka dapat menerima apa yang menjadi argumentasinya. Bahkan, masyarakat menyimak serius setiap   berdiskusi tentang memanfaatkan jaringan antara masyarakat dengan legislatif dan lembaga-lembaga pemerintah maupun memanfaatkan lembaga sosial masyarakat. “Saya pikir ini soal komunikasi. Jadi jangan sungkan-sungkan menyampaikannya, yang penting bapak/ibu sekalian  tahu lembaga sebagai tempat mengadunya,” kata Mislah di hadapan warga di RT 2/RW 3, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara.

Mislah juga sering  membicarakan akses jaringan yang dapat dimanfaatkan lembaga seperti Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu)  dalam mengakses bantuan dana sosial dari perusahaan (CSR) dan cara membuat proposal serta cara  mengajukannya.

Dalam  silaturahmi yang rutin dengan berbagai lapisan masyarakat tersebut Mislah menerima banyak keluhan. Masyarakat begitu terbuka menyuarakan aspirasinya. Mislah pun mencatat  dan akan memperjuangkannya  jika kelak terpilih menjadi anggota  DPRD Kota Bogor. [] Zaz

Keterangan Foto: Mislah Haiti Noviar Ningsih ( kedua dari kiri) ketika bersilarurahmi dengan warga di RT 3/RW 3, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara. (Foto: Zaz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button