Masih Ada Sumber Mineral Murni di Muka Bumi

BOGORNEWS.com —  Akibat eksploitasi darat yang berlebihan, bumi mengalami kekurangan mineral, karena hujan membawa unsur mineral bumi ke laut. Selain itu moderinisasi pabrik-pabrik telah pula menyebabkan  pencemaran di air,  sedangkan udara mengalami polusi.

Meski demikian masih terdapat di muka bumi ini sumber mineral murni. Di antaranya adalah air Zamzam.  Sumber mineral dalam air Zamzam sungguh berbeda bila dibandingkan dengan  air mineral yang umum dijumpai. Air  Zamzam mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2.000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter.

Elemen-elemen kimiawi yang terkandung dalam air Zamzam: Pertama, positive ions seperti sodium (250 mg per liter), calcium (200 mg per liter), potassium (20 mg per liter), dan magnesium (50 mg per liter). Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per litre), bicarbonates (366 mg per litre), nitrat (273 mg per litre), phosphat (0.25 mg per litre) and ammonia (6 mg per litre).

Berbagai kandungan elemen kimiawi inilah yang menjadikan rasa  air Zamzam sangat khas dan dipercaya secara ilmiah dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap saji yang bertebaran di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi merupakan air yang sudah diproses sehingga sangat aman dan segar diminum, ada yang sudah didinginkan dan ada yang sejuk (hangat). Namun proses higienisasi ini tidak menggunakan proses kimiawi untuk menghindari perubahan rasa dan kandungan airnya.

Sedangkan sumber mineral murni yang lain terdapat di Great Salt Lake, danau purba berusia puluhan ribu tahun di Utah, Amerika Serikat. Dari sumber air ini dikomersialkan ke beberapa negara, termasuk di Indonesia.

Fakta sejarah mengungkapkan danau ini memiliki kadar mineral sangat tinggi. Selama ribuan tahun, berton-ton mineral terlarut dan mengalir masuk danau. Di saat kandungan mineral tanah kian berkurang, danau ini justru makin kaya akan mineral. Apalagi di belakang utara Great Salt Lake terdapat hamparan gurun tanpa sungai yang mengalir ke dalam danau, sehingga danau ini dikenal sebagai daerah tak berpenghuni dan bebas polusi. Keasinan airnya sekitar delapan kali lipat air laut dan mengandung delapan miliar ton garam. Unsur garam dalam proses pembuatan produk komersial itu diendapkan, sehingga produk yang dipasarkan  bebas sodium sebesar 99,5 persen dan aman  bagi penderita tekanan darah tinggi.

Georgia W. Crane, seorang dokter, peneliti, dan pakar psikologi asal Amerika mengakui bahwa penyakit degeneratif terjadi disebabkan oleh ketidak-seimbangan dan kekurangan mineral dalam tubuh. Akibatnya, banyak orang menderita berbagai penyakit.

Sel yang satu dan sel yang lain dalam tubuh sebenarnya tidak saling bersentuhan. Tetapi  yang menghubungkannya adalah mineral. Inilah yang membuat betapa pentingnya mineral dalam tubuh.

Tetapi tidak semua mineral menyehatkan akibat kandungan air dalam mineral telah tercemar polusi. Sumber  mineral selain berasal dari air dan tablet, diperoleh dari sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Sayangnya, kandungan mineral bumi kian minim lantaran siklus air yang terus-menerus tercemar, sehingga  menyebabkan tanah semakin miskin mineral. Tumbuhan yang dikonsumsi manusia pun akhirnya tak memiliki kandungan mineral lengkap. [] Zaz (dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button