PB PERKEMI Mempertanyakan Masalah Keanggotaannya di KOI
Kongres Pemilihan Ketua KOI (KOMITE Olimpade Indonesia) 2019

By Redaksi 09 Okt 2019, 19:31:34 WIB | dibaca: 474 Nasional

PB PERKEMI Mempertanyakan Masalah Keanggotaannya di KOI

Keterangan Gambar : Pendiri PB PERKEMI, Indra Kartasasmita saat memberikan keterangan




BOGORnews.com ::: Jakarta - KOI (KOMITE Olimpade Indonesia) menggelar Kongres Pemilihan Ketua pada Rabu, 9 Oktober 2019. Namun, jelang Kongres dimulai, sejumlah pengurus cabang olahraga mempertanyakan soal keanggotaan Cabang olah Raga mereka. 

Salah satu Pengurus Cabang olah Raga (CABOR) yang mengajukan keberatan soal keanggotaan di KOI adalah Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB PERKEMI) yang dalam keterangannya kepada awak media, PB PERKEMI merasa dikucilkan oleh KOI karena tidak diundang Pemilihan Ketua KOI. 

Pendiri PB PERKEMI, Indra Kartasasmita, mengatakan pihaknya tidak diakui karena KOI lebih mengakui induk organisasi olahraga Kempo yang lain yaitu Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Kempo Indonesia (PP PORKEMI).

Padahal kata Indra, PB PERKEMI merupakan pengurus organisasi olahraga Kempo di Indonesia sudah 53 tahun berdiri Akan tetapi, dengan adanya pengesahan PB PORKEMI oleh KOI, membuat PB PERKEMI berstatus tidak lagi diakui keanggotaannya.

"Memang, sejak November tahun 2018 ada Musyawarah Organisasi Nasional yang menghasilkan kepengurusan baru. Tentunya ada yang tak puas hingga Musornas dilakukan dua kali, satu kali dilakukan kami, dan satu lagi dilakukan KONI Pusat," kata Indra kepada wartawan di Jakarta, Rabu 9 Oktober 2019.

"Nah, berdasarkan Musornas terakhir yang terpilih kembali itu PB PERKEMI. Dan, yang tak puas itu bikin kepengurusan baru namanya PP Porkemi," ucapnya 

Indra menjelaskan, permasalahan ini muncul karena Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal KOI, Hellen Sarita, menandatangi surat pengesahan bahwa PP PORKEMI merupakan induk organisasi kempo di Indonesia pengganti PB PERKEMI

"Tapi, pada April 2019 ada surat yang ditandatangani Sekjen KOI bahwa PP PORKEMI menggantikan PB PERKEMI dengan alasan yang kami tidak tahu dan kepengurusan kami diblokir." ujar Indra

"Ini tak pernah ada klarifikasi dan seleksi. Padahal, untuk menjadi anggota KOI harus ada kepengurusan sah minimal di 10 provinsi." pungkasnya *(red)
 






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

MDB Radio - Download Now!



Yukk Cari Reseller / Penjual Terdekat dengan tempat tinggal anda. Klik / Cari Disini

Iklan Bogor News

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Video Terbaru

View All Video
+ Produk Lainnya

PRODUK TERKINI