Gerakan Nasional Panen dan Hemat Air Guna Mendukung Bun-500

By Redaksi 03 Okt 2019, 02:59:15 WIB | dibaca: 136 Bogor

Gerakan Nasional Panen dan Hemat Air Guna Mendukung Bun-500



BOGORNews.com:::Sekjen Perhimpunan Meteorologi Pertanian Indonesia (PERHIMPI), Haris Syahbuddin mengatakan Gerakan Nasional Panen dan Hemat Air dalam Mendukung Bun-500 tidak datang tiba-tiba. Tapi sudah dilakukan dua puluhan tahun lalu.

"Inisiatif hemat air sudah PERHIMPI lakukan  sejak tahun 1998. Dengan berjalannya waktu, ada inovasi dan pendekatan baru. Kemudian kita menambhakan  tidak hanya harus berhemat air tapi panen, seperti panen air, air hujan dan lain-lain. Makanya disebut Gerakan Nasional Panen dan Hemat Air," ujar Haris Syahbuddin disela Simposium Meteorologi Pertanian IX  di IPB International Convention Center Bogor, Rabu (02/09/2019).

Program BUN500 sendiri adalah program distribusi 500 juta batang benih unggul perkebunan yang diberikan secara gratis kepada masyarakat, khususnya perkebunan rakyat. 

Program BUN500 mencakup 10 komoditas perkebunan, yaitu teh, kakao, lada, kelapa, kopi, jambu mete, cengkeh, tebu, karet, dan pala. Program BUN500 didukung dengan berbagai inovasi teknlogi yang dihasilkan dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Program BUN500 dilakukan demi mengembalikan kejayaan rempah dan komoditas perkebunan lainnya, sekaligus mensejahterakan petani perkebunan. Disamping penyediaan benih, program ini juga menerapkan pemanfaatan dan pengelolaan air yang disesuaikan dengan kondisi keragaman iklim.

Kembali soal air, memang di beberapa lokasi, lanjut Haris Syahbuddin, lebih difokuskan  untuk berhemat air seperti di NTT. Hal itu lantaran,  sumber daya airnya sangat minim.

"Di NTT yang sumber airnya terbatas, panen penting tapi jauh lebih penting bagaimana berhemat air. Beda dengan di Jawa Barat, yang airnya berlimpah. Lebih penting panennya sebab bisa ditampung. Sementara hematnya mungkin kontribusinya tidak terlalu besar tapi cukup."

"Air menjadi kata kunci utama produksi pertanian. Pertanian tidak bisa berhenti. Tapi pertanian bisa gara-gara air,"pungkasnya. (DimasFery).






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

MDB Radio - Download Now!



Yukk Cari Reseller / Penjual Terdekat dengan tempat tinggal anda. Klik / Cari Disini

Iklan Bogor News

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Video Terbaru

View All Video
+ Produk Lainnya

PRODUK TERKINI