Ternyata Minyak Daun Kayu Manis Bisa Jadi Pelega Pernapasan

By Redaksi 24 Jun 2020, 20:53:29 WIB | dibaca: 74 Kesehatan

Ternyata Minyak Daun Kayu Manis Bisa Jadi Pelega Pernapasan

Makanan Minuman Bogor

BOGORNews.com:::Kayumanis (Cinnamomun Burmanii) merupakan salah satu tanaman multi fungsi yang telah banyak digunakan dalam industri makanan dan minuman, obat-obatan, serta minyak atsiri. 

Disamping kulitnya yang merupakan hasil utama tanaman kayumanis, daunnya dapat menjadi hasil samping yang memiliki nilai tambah melalui proses destilasi menjadi minyak atsiri.

Dari 54 spesies kayumanis (Cinnamomum sp.) di dunia, terdapat 12 spesies yang berada di Indonesia. Dalam pemasarannya, ada tiga jenis kayumanis yang menonjol di pasar dunia yaitu Cinnamomum burmannii di Indonesia yang produknya dikenal dengan nama cassiavera, Cinnamomum zeylanicum di Sri Lanka dan Seycelles, serta Cinnamomum cassia di China dengan produknya Cassia China.

Tanaman kayumanis jenis C. burmannii BL banyak dikembangkan di perkebunan rakyat di Indonesia, terutama di Sumatera Barat, Jambi, dan Sumatera Utara. Jenis C. burmanii BL atau cassiavera merupakan produk ekspor tradisional yang masih dikuasai Indonesia sebagai negara pengekspor utama di dunia.

Menurut Kepala Balitbangtan, Fadjry Djufry, hasil sampingan Tanaman kayu manis saat panen yang berupa batang, daun dan ranting dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai ekonomis. 

Potensi pengembangan kayumanis di Indonesia dinilai Fadjry cukup besar. Hal ini didukung oleh sumber daya alam berupa kesesuaian lahan, teknologi, tenaga ahli, ketersediaan sumber plasma nutfah, maraknya budidaya organik, serta tenaga kerja yang tersedia. 

“Saat ini permintaan komoditas rempah seperti kayu manis ini mulai meningkat, baik dalam bentuk agen penyedap makanan/minuman, dan juga sebagai bahan farmasi dan kosmetik," ucapnya. 

Fadjry menegaskan Balitbangtan akan terus meningkatkan kualitas produk dari tanaman kayu manis ini melalui inovasi teknologi terkini, baik varietas unggul, teknologi budidaya ataupun teknologi pendukung lainnya.

"Belum lama ini Balitbangtan telah melepas dua varietas kayumanis yaitu Zeyna Agribun 01 dan Zeyna Agribun 02. Untuk Zeyna Agribun 02 cocok diambil daunnya sebagai sumber bahan baku minyak atsiri.” Lanjutnya.

Senyawa aktif dalam minyak atsiri daun kayumanis adalah L-linalool (34,40%), 1,8-cineole (18,18%), α-pinene (13,96%), β-pinene (9,30%), dan benzyl benzoat (4,42%). Senyawa 1,8 cineole  merupakan senyawa  monoterpen  yang memilki kemampuan anti-inflamasi dan kemampuan antioksidan yang terbukti dapat berperan sebagai co-medication  pada penyakit inflamasi saluran pernafasan seperti asma dan Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD).

Senyawa ini dilaporkan dapat mencegah infeksi virus influenza yang dapat menyebabkan pneumonia serta mampu menambah kemampuan proteksi terhadap infeksi virus influenza. Senyawa kimia yang terkandung dalam kayumanis memiliki efek farmakologis yang berkhasiat sebagai obat-obatan seperti carminative, diaphoretic, antirematik, istomachica, dan analgesik. (Rls)






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Video Terbaru

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Iklan Bogor News