PT. Pegadaian Gandeng Pemuda Muhammadiyah jadi Agen Pegadaian

By Redaksi 22 Mar 2021, 19:58:10 WIB | dibaca: 86 Bogor

PT. Pegadaian Gandeng Pemuda Muhammadiyah jadi Agen Pegadaian

Media Digital Bogor

Bogornews.com:::Banyak sekali daerah di Indonesia yang masih jauh dan belum tersentuh  dengan PT Pegadaian (Persero). Untuk itu PT Pegadaian akan mengandeng Pemuda Muhammadiyah untuk menjadi agen pegadaian.

Hal tersebut dikemukakan oleh Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1 PT Pegadaian (Persero), Mulyono kepada wartawan di sela acara Edukasi Keuangan Inklusif bagi Pemuda dan Mahasiswa Muhammadiyah di Hotel Grand Savero, Kota Bogor, Senin (22/03/2021).

"Jadi daerah-daerah yang belum tersentuh Pegadaian,  Tidak hanya daerah perdesaan,  di perkotaan untuk masarakat yang tidak memiliki banyak waktu atau tidak sempat ke Pegadaian, bisa dilayani oleh Pemuda Muhammadiyah," ujar Mulyono.

"Pegadaian menargetkan 1.000 pemuda Muhammadiyah untuk menjadi agen Pegadaian yang akan tersebar di seluruh wilayah tanah air," imbuhnya lagi.

Mulyono mengatakan bahwa pemilihan pemuda Muhammadiyah sebagai agen lantaran visi Muhammadiyah sejalan dengan pegadaian yaitu mencetak para pemuda mandiri dan kreatif. 

Ia berharap dengan dijadikannya pemuda Muhammadiyah sebagai agen Pegadaian tentu akan memberikan dampak positif bagi perekonomian  masyarakat.

Sementara manfaat yang akan dirasakan para agen, selain dari pengalaman juga ada insentif yang akan diberikan saat adanya transaksi. 

"Status mereka tetap dalam organisasi PP Muhammadiyah, tapi mereka bisa bersinergi sebagai agen Pegadaian, dimana mereka mendapatkan penghasilan lewat yang namanya sharing bunga di setiap transaksi," ujarnya.

Menurut Mulyono, para pemuda Muhammadiyah yang menjadi agen Pegadaian akan mendapatkan sharing fee atau sharing bunga dimana di setiap transaksi agen akan mendapatkan bunga 20 persen dan 80 persen untuk pegadaian.

"Jadi semakin banyak transaksi, maka semakin banyak pula yang akan mereka dapatkan," tuturnya.

Sebelum menjadi agen, para pemuda Muhammadiyah akan dibekali dengan pelatihan-pelatihan terkait dunia keuangan, sehingga mereka memiliki pengetahuan saat melakukan transaksi.

Sementara itu, Kepala Bidang Asisten Deputi  Keuangan Inklusi dan Keuangan  Syariah, Kemenkoperekonomian, Adhitya Ginanjar mengatakan sesuai dengan Tupoksi, pihaknya sangat mengapresiasi dengan adanya mitra-mitra dari pemerintah.

"Kami senantiasa terus berkordinasi dan sinkronisasi keuangan Inklusi dan syariah. Harapannya, sasaran  keuangan Inklusi akan tercapai di seluruh Indonesia. Sebab keuangan Inklusi targetnya adalah membuka seluas-luasnya akses keuangan dan edukasi keuangan bagi masyarakat Indonesia," tutupnya. (Dimas Fery)

 






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Video Terbaru

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Iklan Bogor News