Petani di Kota Bogor Mulai Kembangkan Padi Inpari Nutri Zinc

By Redaksi 07 Jun 2020, 17:48:26 WIB | dibaca: 156 Bogor

Petani di Kota Bogor Mulai Kembangkan Padi Inpari Nutri Zinc

Makanan Minuman Bogor

BOGORNews.com:::Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian turut serta dalam mencari solusi bagi permasalahan stunting di Indonesia.

Salah satunya adalah dengan ditemukannya varietas Inpari Nutri Zinc.  Varietas yang dirilis Kementan tahun 2019 ini adalah varietas padi sawah yang kaya kandungan Zn.  

Varietas ini diyakini menjadi salah satu solusi andalan sebagai  sumber zat penting untuk mengatasi masalah kekerdilan (stunting). 

Melalui sinergi penyuluh Kota Bogor, penyuluh Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) dan BPTP Balitbangtan Jawa Barat, varietas yang ditanam di lahan seluas 1 hektar milik Kelompok Tani Fajar Gumbira Februari lalu pada Rabu (4/6/2020) mulai dipanen petani saat berumur 110 hari.  

Pendampingan teknologi oleh  Penyuluh  Pertanian di Bogor Barat tersebut terbukti  menghasilkan ubinan 7.9 ton/ha GKP  dengan perlakuan 1 kali pemupukan menggunakan pupuk urea dan ponska. 

Camat Bogor Barat RR Juniarti Estiningsih yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong pengembangan varietas ini di lahan sawah yang berada di Bogor Barat. 

"Bersama Dinas Kesehatan kami berencana akan menyolialisasikan jenis beras ini ke masyarakat terutama di wilayah rawan stunting.” Ujarnya.

Hadirnya inovasi varietas  pangan fungsional nutri zinc juga sempat disampaikan Kepala Badan Litbang Pertanian, Fadjry Djufry pada sebuah rilis dalam rangka percepatan hilirisasi teknologi pertanian.

"Riset-riset Balitbangtan mulai 2020 dibumikan untuk mendukung berbagai program pemerintah serta turut menjawab kebutuhan masyarakat, petani dan pelaku usaha.” Tegas Fadjry.

Terpisah, Kepala BBP2TP, Dr. Muhammad Taufiq Ratule mengapresiasi upaya inisiasi para penyuluh BBP2TP yang memasyarakatkan varietas ini di petani Kota Bogor.  

“Dalam  rangka dukungan pengentasan angka stunting di Indonesia, varietas ini juga mulai dikembangkan di berbagai daerah melalui sinergi Pemda setempat dan BPTP Balitbangtan," ungkapnya.

Berdasarkan data deskripsi yang dikeluarkan melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian tahun 2019,  kandungan Zn  yang terdapat pada varietas Inpari nutri zinc adalah sebesar 34,51 ppm, sementara varietas lain seperti Ciherang memeiliki kandungan 24.06 ppm.  

Biofortifikasi pada Inpari IR Nutri Zinc diharapkan dapat membantu peningkatan nilai gizi sekaligus mengatasi kekurangan gizi. Dari literatur diketahui, kekurangan Zn dalam tubuh selain berakibat pada menurunnya daya tahan tubuh, produktifitas, dan kualitas hidup manusia, kekurangan gizi Zn juga menjadi salah satu faktor kekerdilan atau stunting. masyarakat. (Rls).






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Video Terbaru

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Iklan Bogor News