Perkuliahan Darling Ditengah Kondisi Perekonomian Saat Ini

By Redaksi 06 Mar 2021, 07:25:06 WIB | dibaca: 156 Seputar Bogor

Perkuliahan Darling Ditengah Kondisi Perekonomian Saat Ini

Media Digital Bogor

Pendidikan salah satu modal awal yang menjadikan seseorang mampu membawa keberhasilan bagi dirinya. Pendidikan pula yang menjadi kita sebagai SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas dan mampu bersaing. Menduduki perguruan tinggi di universitas kita adalah Mahasiswa. Mahasiswa merupakan insan-insan calon sarjana yang didik untuk bisa menjadi calon intelektual.

Mahasiswa selalu menghabiskan waktu kuliah di universitas untuk mendapat pelajaran baru dari para dosen yang mengajar dan mendapat pengalaman baru saat ikut serta didalam organisasi yang ada. Guru dalam tingkat universitas itu dinamakan Dosen. Namun, kondisi yang dirasakan saat ini jelas berbeda dari kondisi-kondisi sebelumnya. Covid-19 (Corona Virus Dsease) menyerang negara Indonesia pada tahun 2020 awal. Kondisi masih terlihat seperti biasa masih banyak orang-orang yang berkumpul dan bertemu. Setelah makin meningkatnya pasien Covid-19 ini barulah pemerintah menerapkan Social Distancing. Social Distancing atau pembatasan sosial guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Setelah itu adanya perintah yang turun untuk melakukan pendidikan online atau biasa disebut sistem daring. Sebagai mahasiswa tentunya kita sepakat apa yang telah pemerintah tegaskan dan harus dijalankan. dan seluruh Universitas melakukan perkuliahan dengan sistem daring. Jadi cara mahasiswa belajar dengan sistem daring yaitu menggunakan fasilitas teknologi yang ada dirumah dan sering di pakai misalnya, Handphone, Laptop, maupun komputer.

Sistem daring artinya belajar dari rumah dengan fasilitas teknologi yang ada dan dosen akan mengajar tatap muka dari jauh. Aplikasi yang biasa mahasiswa dan dosen gunakan seperti, Zoom, Google Meet, Webex Meet. Jadi tidak bertemu langsung melainkan dengan jarak yang jauh dengan begitu perkuliahan dapat berjalan dengan lancar dan mahasiswa dapat terus menambah ilmu mereka.

Namun, seiring berjalannya waktu perekonomian di Indonesia menjadi tidak stabil. Kondisi perekonomian di Indonesia sangat menurun, banyak sekali karyawan-karyawan yang diberhentikan karena kondisi yang saat ini tidak memungkinkan untuk bertemu banyak orang.

Mungkin saja banyak dari mahasiswa yang orang tuanya tidak bekerja akibat diberhentikan karena memang perekonomian saat ini membuat perusahaan banyak yang terhenti dan macet. Kondisi ekonomi yang saat ini masih menurun saat ini justru sedikit menghambat mahasiswa. Karena, setiap perkuliahan dilaksanakan secara daring dan menghabiskan banyak kuota atau paket data. Mereka bisa menghabiskan uang sekitar 70.000 rupiah dalam seminggu karena aplikasi daring yang memakan banyak kuota atau paket data. Banyak mahasiswa yang mengeluh karena perkuliahan daring seperti ini banyak menghabiskan paket data dan banyak uang yang harus dikeluarkan. Dan mungkin saja dari mereka ada orang tuanya yang dirumahkan karena adanya Covid-19. Namun mereka tetap berusaha agar dapat terus mengikuti perkuliahan dengan lancar.

Kemdikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) menyediakan kuota belajar 50GB, mahasiswa sangat terbantu dengan adanya kuota belajar gratis. Namun, masih banyak mahasiswa lainnya yang tidak dapat kuota gratis tersebut dan mereka selalu membeli paket data agar perkuliahan dapat terlaksana. Dan banyak juga dari mereka yang terkadang mengalami susah sinyal. Sinyal juga menjadi faktor bagi mahasiswa yang sedang perkuliahan daring, terkadang penjelasan dosen bisa saja terpotong. Perkuliahan daring seperti ini juga mdinilai kurang efektif karena banyak mahasiswa terkadang belum mengerti apa yang dijelaskan dosen. Namun di kondisi seperti ini kita harus bisa menerima paksaan untuk memutus rantai Covid-19 dan mulai bisa hidup normal seperti biasanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Nama: NAZA NUR ZALIKA
Kampus: UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TANAMANSISWA
Jurusan: MANAJEMEN






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Video Terbaru

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Iklan Bogor News