Buah Kepel atau Burahol

By Tutang 13 Mei 2019, 10:56:39 WIB | dibaca: 71 Artikel

Buah Kepel atau Burahol

BOGORnews.com ::: Beberapa minggu lalu, saya menengok keluarga yang dirarawat di salah satu rumah sakit di kota Sukabumi. Kebetulan keluarga yang sakit menginap di salah satu hotel di belakang rumah sakit tersebut. Sambil menunggu jam besuk, saya dan istri menunggu di hotel, tidak disangka di antara bangunan hotel ada tumbuhan yang sangat saya kenal, yaitu kepel atau burahol atau dalam bahasa lain disebut Stelechocarpus burahol. Kepel adalah pohon penghasil buah hidangan meja yang merupakan salah satu flora identitas daerah istimewa Yogyakarta.  Kepel atau di tanah pasundan dikenak dengan Burahol ini  konon digemari puteri kraton-kraton di Jawa karena dipercaya menyebabkan keringat beraroma wangi dan membuat air seni tidak berbau tajam.

Pada tahun 1987, waktu itu ada reorganisasi LIPI yang salah satunya Lembaga Biologi Nasional LIPI dipecah menjadi beberapa Puslitbang, yaitu Puslitbang Biologi LIPI, Puslitbang Limnologi LIPI dan Puslitbang Bioteknologi LIPI. Saya kebetulan waktu itu ikut ke Puslitbang Bioteknologi LIPI.

Pada saat pindah pertama kali ke Cibinong, waktu Kepala Puslitbang Bioteknologi LIPI, Dr. Ny. Setijati D. Sastrapraja menginstruksikan kepada semua pegawai untuk menanam pohon dikawasan Cibinong tersebut. Kebetulan bagian saya ditugasi menanam masing-masing 1 pohon, saya kebagian menanan pohon Burahol atau kepel.

Manfaat

Buahnya yang matang dimakan dalam keadaan segar. Disebutkan bahwa dagingnya yang berwarna jingga dan mengandung sari buah itu memberikan aroma seperti bunga mawar bercampur buah sawo pada ekskresi tubuh (seperti air seni, keringat, dan napas). Dalam pengobatan, daging buahnya berfungsi sebagai peluruh kencing, mencegah radang ginjal dan menyebabkan kemandulan (sementara) pada wanita. Jadi, kepel ini oleh para wanita bangsawan digunakan sebagai parfum dan alat KB; di Jawa, penggunaannya secara tradisional terbatas di Kesultanan Yogyakarta. Kayunya cocok untuk perkakas rumah tangga; batangnya yang lurus setelah direndam beberapa bulan dalam air, digunakan untuk bahan bangunan rumah dan diberitakan tahan lebih dari 50 tahun. Kepel merupakan tanaman hias pohon yang indah, daunnya yang muncul secara serentak berubah dari merah muda pucat menjadi merah keunguan sebelum berubah lagi menjadi hijau cemerlang. Perawakan pohonnya berbentuk silindris atau piramid dengan banyak cabang lateral yang tersusun secara sistematik, dan sifatnya yang kauliflor (cauliflory) menambah keindahannya. (Sumber Wikiperdia)






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

MDB Radio - Download Now!



Yukk Cari Reseller / Penjual Terdekat dengan tempat tinggal anda. Klik / Cari Disini

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Video Terbaru

View All Video
Iklan Bogor News
+ Produk Lainnya

PRODUK TERKINI