Warga Desa Batu Tulis Nanggung Trauma Terima Batuan RTLH
Kades Terjerat Hukum, Pemkab Cuci Tangan

By Redaksi 27 Mei 2017, 22:01:21 WIB | dibaca: 547 pembaca 

Warga Desa Batu Tulis Nanggung Trauma Terima Batuan RTLH

BOGORnews.com  ::: Warga desa Batu tulis Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor trauma menerima bantuan  Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pasalnya, Kadesnya terjerat hukum karena sistem, Pemkab Bogor malah cuci tangan.

Kepala Desa Batu Tulis H. Endang  mengaku, warga desa merasa bahwa dengan bantuan tersebut seolah olah dijebak.

Endang mempertanyakan, kenapa hanya Desa Batu Tulis saja yang diperiksa terkait bantuan RTLH yang digelontorkan Pemkab Bogor mulai  tahun 2013 sampai dengan tahun 2016 ? Kenapa desa lain tidak ?  " Jelas kami dijebak, karena kalau mau bicara jujur semua realisasi RTLH di Kabupaten ini jauh dari bener, banyak kekurangan-kekurangan yang diketahui oleh Dinas tapi dibiarkan, " tukas Endang seraya menyesakan ketika dirinya menghadapi masalah seperti ini baik Dinas maupun pendamping melemparkan semua kesalahan kepada desa. Harusnya,  Dinas terkait ikut bertanggung jawab, jangan hanya ketika duit turun kedesa baru berperan aktif untuk minta bagian, " ucap Endang

Kades Batu Tulis adalah salah satu Kades yang dipanggil oleh pihak kejaksaan dan pihak Polres terkait pelaksanaan RTLH sejak tahun 2013.  Batu Tulis merupakan pemekaran dari Desa Parakan Muncang,

Menurut Endang,  untuk tahun 2017 harusnya Batu Tulis mendapatkan bantuan 60 unit; tetapi bantuan tersebut ditahan karena kasus hukum yang dihadapinya.

Dalam percakapan dengan wartawan BOGORnews.com, H. Endang mengaku dirinya  hanya korban sistem, Dinas yang menangani RTLH malah cuci tangan.

Endang menuturkan. Kebijakan kepala desa yang seharusnya bisa membantu warga, malah dijadikan pidana.  "Saya hanya menyayangkan waktu kegiatan berjalan tidak ada seorangpun  yang memberitahukan kepada saya bahwa hal ini salah, pemdamping yang katanya ada disetiap kecamatan juga tidak berfungsi, saya ini hanya pelaksana program," lanjut H.Endang,

Mestinya, sambung Endang, Bupati Bogor yang punya program tidak membiarkan dirinya berjalan sendiri tanpa didampingi kuasa hukum. Saya hanya orang kecil yang tidak mengerti hukum. Pemkab Bogor harus bertanggung jawab. Jangan korbankan kepala desa karena sistem yang tidak pernah disosialisasikan," pungakasnya *(Ari/yanti)








Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Cetak Spanduk

    Waduuh,, menyalahi aturan tuh. Mana spanduk rokoknya dicetak dalam ukuran yang besar ...

    View Article
  • Program Kasir

    Makin rusak aja nih pergaulan anak zaman sekarang. Harusnya ada program atau aturan ...

    View Article
  • Harga Speaker Terbaik

    Harga Speaker Terbaik ...

    View Article


BOGOR WEBSITE