Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi dan Haul KH. Rd. Abdullah bin Nuh

By Redaksi 26 Nov 2017, 22:14:59 WIB | dibaca: 203 pembaca 

Ribuan Jamaah Hadiri  Maulid Nabi dan Haul KH. Rd. Abdullah bin Nuh

BOGORnews.com ::: Ribuan jamaah hadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Almarhum KH. Rd. Abdullah bin Nuh ke-31 dan Haul Almarhumah Ibu Ajengan Hj. Mursyidah binti KH. Abdullah Sayuti ke-7 di Yayasan Islamic Centre Al-Ghazaly di SMA Al-Ghazaly, jalan Semboja, Kelurahan Kebon Kelapa Kecamatan Bogor Tengah, Minggu (26/11/2017).

Maulid dan Haul juga dihadiri para habaib, ulama dan umaro diantaranya hadir Wali Kota Bogor Bima Arya. Selain itu hadiri dan sejumlah Ketua parpol yang juga Bakal Calon (Balon) Wali Kota Bogor yaitu diantaranya Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin, Ketua DPC PDIP Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata, dan Ketua DPD Golkar Kota Bogor Tauhid J Tagor

Kehadiran para tokoh disambut putra Mama Abdullah Bin Nuh yang juga Ketua Yayasan Al Ghazaly KH. Muhammad Mustofa Abdullah bin Nuh dan juga menjabat Ketua MUI Kota Bogor.

Para kesempatan itu Wali Kota Bima Arya sekilas memaparkan biografi Mama Abdullah Bin Nuh.
Menurut Bima,  pemikiran Mama merupakan pemikiran nasionalisme yang kosmopolitan. Almarhum menguasai lima bahasa yang luar biasa. Bahkan beliau pernah menulis komunisme.

“Jadi kalau kita mau melawan komunis kita harus tahu apa anatomi komunis itu,” jelas Bima.

Ia menyimpulkan, keluasan ilmu dari Mama Abdullah bin Nuh, kelenturan berpikir dan tidak jumudnya cara berpikirnya itu membuat beliau menjadi sosok yang luas pergaulannya, diterima berbagai kalangan dan tidak sembarangan mengkafirkan orang atau kelompok.

“Ini keteladanan yang luar biasa nasionalisme yang bukan lagi kosmopolitan tetapi kosmopolitan plus spritualisme, karena ada ideologi yang sangat kuat terkait dengan nilai religius. Inilah yang saya sebut kekinian atau zaman now, kalau mau disebut kekinian atau zaman now paling tidak kita harus terinspirasi untuk membuka wawasan kita, membuka horison kita dan mencerna berbagai pemikiran dan aliran yang berbeda tidak menutup pergaulan,” paparnya.

Jika semua terinspirasi pemikiran almarhum, maka Bogor tidak akan menjadi kota yang penuh dengan pertentangan. Kota Bogor tidak akan menjadi sarang dari radikalisme, tempat penuh curiga. Kota Bogor adalah tempat yang diwariskan para guru kita sebagai tempat yang guyub, sejuk, nyaman dan damai karena para guru kita termasuk Mama Abdullah Bin Nuh mengajarkan tentang arti kebersamaan dalam keberagaman.

“Persatuan harus diperjuangkan sedangkan keberagaman adalah keniscayaan. Apapun agenda kedepan, baik Pilpres, Pilkada, Pilgub, Pilwalkot dan pemilihan lainnya Insya Allah bangsa kita tetap satu yaitu bersama dalam keberagaman dan kita teladani ajaran dari Mama Abdullah Bin Nuh. Semoga keluarga besar Al-Ghazaly tetap menjadi mata air yang menyejukan bagi Bogor yang damai,” harapnya. *(iso/rell)







Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Harga Speaker Aktif

    Harga Speaker Aktif ...

    View Article
  • FOREX ASLI

    Thank you for sharing good information for health, may be useful for all of us do ...

    View Article
  • penulis artikel

    miris ngeliat media di indoensia sekarang beritanya adu domba terus ...

    View Article


BOGOR WEBSITE