Peringati Hari Bumi Komunitas Desa Hejo Hijaukan Bojong

By Redaksi 14 Mei 2018, 05:49:41 WIB | dibaca: 138 pembaca 

Peringati Hari Bumi  Komunitas Desa Hejo Hijaukan Bojong

Aksi Tanam Pohon

BOGORnews.com ::: Komunitas “Desa Hejo” bersama warga RW 12, Kampung Setu, melakukan aksi penghijauan Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, yang dipusatkan di areal tempat pemakaman umum (TPU).

Aksi penanaman dilaksanakan pada Sabtu (12/5), dipimpin oleh Koordinator Desa Hejo, Ahmad Fahir, yang ditandai penyerahan 300 bibit pohon trembesi dan bungur kepada Ketua RW 12, Iman. 

Kegiatan bertajuk “Penghijauan Desa Bojong: Lestarikan Alam untuk Masa Depan Anak Cucu” diikuti oleh belasan orang relawan yang berasal dari sekitar desa setempat dan sejumlah daerah di Kabupaten Bogor.

“Aksi ini sebagai peluncuran gerakan Desa Hejo dan Hari Bumi 2018. Kami bertekad mewujudkan Desa Bojong dan desa-desa lainnya di Kabupaten Bogor makin lestari, dan memiliki komitmen nyata dalam mewujudkan desa hijau,” ujar Fahir.

Ketua RW 12, Iman, mengungkapkan, pihaknya bersyukur atas dukungan komunitas Desa Hejo terhadap penghijauan di areal wakaf TPU Kampung Setu.

“Areal TPU ini berada di lahan dengan kontur berbukit. Kami lakukan penanaman agar hijau, untuk mencegah longsor serta mewujudkan pelestarian alam. Kalau alam lestari yang menikmati masyarakat sendiri,” ujar Iman.

Ketua RT 3, RW 12, Anin menambahkan ke depan pihaknya akan mendorong agar warga setempat memiliki jiwa konservasi yang tinggi, dengan menjadikan kegiatan menanam pohon sebagai budaya dan kebutuhan hidup.

“Kegiatan ini sebagai awal dari gerakan menghijaukan Desa Bojong. Ke depan kami akan terus menanam, sebagai upaya mewujudkan keasrian alam,” papar Anin.

Sahrul Syiddik, relawan Desa Hejo dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menuturkan, dirinya mengapresiasi semangat warga Desa Bojong dalam melakukan penghijauan.

“Gerakan hijau hanya akan berhasil jika banyak pihak dan masyarakat akar rumput peduli, dengan berpartisipasi aktif melakukan penanaman,” kata Syahrul.

Ustadz Wahyu, pimpinan Pesantren Arrahmaniyah Kampung Setu menuturkan, penenaman tak lain sebagai sedekah oksigen bagi alam semesta.

“Manfaat penanaman bukan hanya untuk warga sekitar, namun untuk semesta. Lingkungan yang lestari akan menjamin kelangsungan ekosistem,” beber Wahyu

Abdul Halim Yahya, pimpinan PAUD Al-Huda Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, yang ikut aksi penanaman mengajak agar masyarakat desa lain melakukan aski serupa.

“Jangankan ada sejengkal tanah tandus didiamkan. Kita harus banyak menaman, untuk mencegah kepunahan ekosistem,” terang Halim.

Ki Darmawan, pegiat Gunung Karst (Kapur) Ciampea, menyebutkan, gerakan Desa Hejo sebagai upaya nyata mendorong budaya sadar lingkungan di tengah masyarakat.

“Budaya sadar lingkungan perlu ditularkan ke masyarakat luas. Pemuda, LSM, ormas, yayasan, pesantren, komunitas budaya atau perorangan perlu ambil bagian dalam penyelamatan lingkungan demi masa depan anack cucu,” pungkasnya (rls/red)











Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Jasa SEO Murah

    Oke boss thank you. http://www.tierbonavi.com ...

    View Article
  • High School Diploma

    I was guessing if You Could write a little more on this subject? I’d be very ...

    View Article
  • Life Experience Degree

    I recently came across your blog and have been reading along. I thought I would ...

    View Article


BOGOR WEBSITE