Penelusuran Sejarah Bogor Hingga ke Belanda

By Redaksi 03 Mei 2018, 09:45:55 WIB | dibaca: 200 pembaca 

Penelusuran Sejarah Bogor Hingga ke Belanda

Kadiskarpus Agung Prihatno (Kiri) Rachmat Iskandar (Tengah) Maya Dewi Dyah Maharani (Kanan) saat berada di Belanda

BOGORnews.com ::: Menelusuri sejarah asli Kota Bogor melalui arsip-arsip autentik yang ada di Perpustakaan Leiden University Belanda  dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. 

 Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman beserta Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Bogor Agung Prihatno dan penggiat cagar Budaya Rachmat Iskandar dan juga penulis buku pada tanggal 16 -20 April 2018 lalu berada di Negara kincir angin Belanda

Penelusuran inipun bukan tanpa alasan. Pasalnya, di Perpustakaan Leiden University terdapat sekitar 3.000 judul baik dalam bentuk foto, buku ataupun peta terkait sejarah Bogor. Dan hal ini juga sebagai tindaklanjut dari program digitalisasi Leiden di Indonesia.

Staf Fungsional Perencana, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Diskarpus Kota Bogor Maya Dewi Dyah Maharani mengatakan, di Perpustakaan Leiden menjadi salah satu sumber arsip statis autentik tentang sejarah Bogor tempo dulu. Mulai dari awal kedatangan VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) melalui pelabuhan Banten-Batavia (Jakarta) -Buitenzorg (Bogor) berikut dengan foto-fotonya.

“Di Belanda Plt. Wali Kota Bogor sempat bertemu dengan Kurt Belder yakni Direktur Perpustakaan Leiden,” ujarnya kepada BOGORnews.com, Kamis (3/5/2018)

Ia menjelaskan, hasil dari penelusuran sejarah di Leiden yang terdapat di arsip statis autentik dan beberapa buku sejarah Buitenzorg ini akan disusun kembali menjadi pengetahuan baru. Sehingga akan sangat berguna bagi para pemangku kebijakan di Pemkot Bogor untuk keperluan pembangunan di Kota Bogor menjadi lebih preferable (lebih baik).

Tak hanya ke perpustakaan Leiden, lanjut Maya, tim juga menelusuri arsip dari orang Indonesia yang mengoleksi sumber-sumber arsip statis Buitenzorg. Orang Indonesia tersebut kebetulan seorang wanita bernama Neneng yang tinggalnya di Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Tim juga berkonsultasi dengan pakar sejarah kolonial Indonesia, yakni Mrs. Marije Plomp.  “Selain pakar sejarah kolonial Indonesia, Marije turut membantu menelusuri sejarah spesial koleksi,” terangnya.

“Harapan kami kedepan para pemangku kebijakan dapat menyertakan pengetahuan sejarah yang terdapat dalam arsip-arsip statis untuk memajukan Kota Bogor,” ujarnya. (red)











Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Jasa SEO Murah

    Oke boss thank you. http://www.tierbonavi.com ...

    View Article
  • High School Diploma

    I was guessing if You Could write a little more on this subject? I’d be very ...

    View Article
  • Life Experience Degree

    I recently came across your blog and have been reading along. I thought I would ...

    View Article


BOGOR WEBSITE