Mengolah Ikan Patin menjadi Mpek-mpek dan Tekwan pada Kelompok PKK di Desa Iwul
Kegiatan ABDIMAS Tim Dosen Universitas Terbuka

By Redaksi 03 Jan 2018, 15:25:10 WIB | dibaca: 446 pembaca 

Mengolah Ikan Patin menjadi Mpek-mpek dan Tekwan pada Kelompok PKK di Desa Iwul

BOGORnews.com ::: Desa Iwul merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Parung Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Kehidupan masyarakatnya selain bertani dan berkebun adalah peternak ikan, desa Iwul merupakan daerah penghasil ikan, terutama Ikan Patin. Sebagian besar masyarakat di desa ini bekerja sebagai pembudidaya Ikan Patin. Hasil budidaya umumnya dijual dalam bentuk anakan (benih), tetapi ada juga yang dijual dalam bentuk ikan pedaging. Dari hasil panen ikan tersebut mereka menjualnya ke Pasar Parung atau Pasar Anyar Bogor dengan harga yang relatif murah, dimana jumlah tersebut jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Sesuatu yang sangat disayangkan di Desa Iwul ini adalah Ikan Patin yang dihasilkan oleh para warga umumnya hanya dijual dengan nilai ekonomis yang tidak terlalu tinggi sehingga hasil yang diperolehnya pun tidak terlalu besar. Padahal ikan ini merupakan ikan yang memiliki kandungan gizi tinggi yang sangat bermanfaat untuk menjaga dan meningkatan kesehatan masyarakat dan bahkan bila ditingkatkan pengolahannya dapat menjadi produk yang diminati masyarakat akan memberikan tambahan penghasilan mereka karena mempunyai nilai ekonomi yang tinggi.

Oleh karenanya, agar Ikan Patin menjadi makanan yang dikonsumsi warga di desa ini digemari guna meningkatkan asupan gizinya dan juga memungkinkan dapat dijadikan bahan baku olahan lainnya, sehingga terciptalah berbagai macam olahan yang berbahan baku dari ikan Patin. Dalam rangka penerapan penganekaragaman pangan dan mendapatkan tambahan penghasilan melalui pengolahan Ikan Patin menjadi bahan pangan yang lebih variatif dan lebih bernilai ekonomi, ditemui beberapa permasalahan sebagai berikut:

  1. Selama ini pengelolaan hasil budidaya Ikan Patin masih sangat sederhana dan jarang diolah sendiri, tetapi umumnya langsung dijual ke pengepul atau pasar dengan harga yang relatif murah.
  2. Masyarakat di desa ini masih banyak yang kurang memahami tentang gizi yang dikandung Ikan Patin dan manfaatnya bagi kesehatan manusia.
  3. Masyarakat di desa ini belum tahu cara membuat Mpek-mpek dan Tekwan yang berasal dari Palembang tersebut, padahal makanan ini cukup lezat dan banyak diminati oleh semua kalangan.
  4. Masyarakat di desa ini kurang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam mencari informasi tentang tata cara membuat Mpek-mpek dan Tekwan dari media sosial (internet), begitu juga tentang memasarkannya melalui media sosial.
  5. Upaya sosialisasi tentang pengolahan hasil budidaya Ikan Patin menjadi Mpek-mpek dan Tekwan kepada masyarakat di Desa Iwul ini, harus didukung dengan kegiatan praktek langsung dalam pembuatannya untuk itu diperlukan biaya dan pralatan.
  6. Sasaran yang dijadikan objek untuk praktek adalah ibu-ibu di Desa Iwul yang tergabung dalam kelompok PKK.

Sumber daya manusia di Desa Iwul yang siap diberdayakan adalah kaum perempuan hal ini tidak akan menjadikan kendala, karena para kaum ibu di desa ini umumnya memiliki kegiatan tidak banyak hanya mengurus rumah tangga saja dan untuk melaksanakan pengolahan ikan tersebut tidaklah sulit dan dapat dilakukan oleh kaum perempuan. Selain itu ada juga kaum ibu di desa ini yang memiliki aktivitas lain terkait dengan kegiatan di kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Guna mendukung penerapan penganekaragaman pangan berbahan dasar Ikan Patin oleh masyarakat di Desa Iwul dan meningkatkan penghasilan keluarga melalui upaya pengolahan Ikan Patin menjadi Mpek-mpek dan Tekwan, maka ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok PKK yang mengikuti kegiatan Abdimas ini perlu:

  1. Diberikan wawasan atau pengetahuan tentang nilai gizi yang terkandung dalam Ikan Patin dan manfaatnya bagi kesehataan masyarakat.
  2. Diperkenalkan cara membuat produk olahan berbahan dasar ikan yang bernilai ekonomi tinggi, seperti Mpek-mpek dan Tekwan.
  3. Diberikan wawasan dan pengetahuan cara memasarkan produk olahan ini melalui berbagai strategi pemasaran baik secara tradisional maupun online.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh Dosen Universitas Terbuka dari berbagai bidang ilmu yang tergabung dalam tim, bekerja sama dengan ibu-ibu kelompok PKK di Desa Iwul Kabupaten Bogor. Tim Dosen yang terdiri dari Sri Lestari Pujiastuti, SE., MM, Dr. Tita Rosita, M.Pd, Drh. Santi Dewiki, M.Kes., Arina Rubyasih, S.Sos., M.Ikom, dan Fauzy Rahman Kosasih, S.S., M.Pd, telah memiliki pengalaman dalam memberikan pelatihan dalam pembuatan Mpek-mpek dan Tekwan.

Kegiatan Abdimas ini terbagi dalam 4 pelatihan, yaitu:
A. Pelatihan 1
Pelatihan pertama dari rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berupa sosialisasi tentang manfaat dan gizi dari Ikan Patin. Dengan kegiatan ini, diharapkan memberikan informasi dan menambah pengetahuan ibu-ibu PKK di Desa Iwul mengenai manfaat dan gizi yang terdapat dalam Ikan Patin. Hal-hal yang akan disampaikan adalah:

  • Pentingnya makan ikan
  • Nilai gizi pada Ikan Patin dan manfaatnya bagi kesehatan manusia
  • Produk-produk olahan variatif dan produktif yang dapat dibuat dari bahan dasar Ikan Patin


Gambar 2. Ikan Patin (Anonim, 2014)

Hal-hal yang disampaikan saat sosialisasi terkait dengan nilai gizi dari Ikan Patin dan manfaatnya bagi kesehatan manusia sebagai berikut:
1.     Ikan Patin merupakan salah satu ikan yang juga mempunyai manfaat bagi tubuh manusia karena terdapat kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, yaitu:

  • Kandungan lemak Ikan Patin lebih rendah dibandingkan jenis ikan lainnya, terutama asam lemak esensial
  • Total kandungan lemak dalam daging Ikan Patin adalah 2,55% - 3,42% dan asam lemak tak jenuh di atas 50%. Asam Foleat merupakan asam lemak tak jenuh tunggal yang paling melimpah di dalam daging Ikan Patin yaitu sebesar 8,43%
  • Kandungan gizi dalam Ikan Patin dalam bentuk lemak tak jenuh (USFA 50%) sangat baik untuk mencegah resiko penyakit kardiovaskular
  • Kandungan lemak tak jenuh yang terdapat pada Ikan Patin juga berguna untuk mengurangi jumlah kolesterol total dan kolesterol LDL dalam darah sehingga dapat mencegah dan mengurangi penyakit jantung koroner

2. Ikan Patin mengandung kolesterol yang rendah membuat ikan ini sangat sehat untuk dikonsumsi dalam jangka panjang.
3. Ibu hamil sangat membutuhkan banyak asupan nutrisi yang juga dibutuhkan untuk menjaga agar bayi dalam kandungan tetap sehat, kuat dan terjaga.


Gambar 3. Dokumentasi Pelatihan 1

Pelatihan 2
Pada pelatihan kedua, dilakukan kegiatan sosialisasi tentang resep dan cara mengolah Ikan Patin menjadi Mpek-mpek dan Tekwan. Respon dari ibu-ibu PKK di Desa Iwul sangat baik, karena mereka baru mengetahui bahwa Ikan Patin tidak hanya bisa diolah menjadi makanan seperti Gulai Ikan Patin, Ikan Patin goreng, dan Ikan Patin Kuah Kuning, tetapi ternyata Ikan Patin bisa diolah menjadi produk makanan lainnya yaitu berupa Mpek-mpek dan Tekwan.
Resep, cara membuat dan bahan yang diperlukan untuk mengolah Ikan Patin menjadi Mpek-mpek dan Tekwan adalah sebagai berikut:
Pembuatan Mpek-mpek dari Ikan Patin
BAHAN MPEK-MPEK

  • Mpek-mpek Kapal Selam (60 buah)
  • Mpek-mpek Lenjer (30 buah)
  • Ikan Patin, sebanyak 10 kg, haluskan dengan mesin
  • Tepung Terigu, sebanyak 250 gr
  • Garam, sebanyak 30 sdt
  • Tepung Sagu Tani, sebanyak 4 kg
  • Air bersih, sebanyak 2 liter
  • Telur Ayam, sebanyak 10 butir
  • Telur Ayam, untuk isian Mpek-mpek sebanyak 60 butir
  • Ikan Patin, sebanyak 6 kg, haluskan dengan mesin
  • Tepung Terigu, sebanyak 125 gr
  • Garam, sebanyak 15 sdt
  • Tepung Sagu Tani, sebanyak 7 kg
  • Air bersih, sebanyak 1 liter
  • Telur Ayam, sebanyak 5 butir

Bahan Cuko Mpek-mpek

Bahan Pelengkap

  • Gula Jawa Aren, sebanyak 4 kg
  • Bawang Putih Kating, sebanyak 1,5 kg
  • Asam Jawa, sebanyak 500 gr
  • Air bersih, sebanyak 7 liter
  • Cabai Rawit Hijau, sebanyak 500 gr (sesuai selera)
  • Kecap Asin, sebanyak 10 sdm
  • Ebi, sebanyak 250 gr
  • Timun, sebanyak 2 kg
  • Mie Kuning, sebanyak 2 kg

CARA MEMBUAT
Cara membuat Mpek-mpek (jenis Kapal Selam dan Lenjer)

  • Buat dulu lem, dengan cara: 5 sdm sagu ditambahkan dengan air 1 gelas belimbing, lalu panaskan hingga menjadi lem
  • Masak air terlebih dahulu sampai mendidih pada panci ukuran besar

Cara membuat adonan Mpek-mpek:

  • Tambahkan garam pada air, aduk sampai merata, lalu masukan ikan yang sudah dihaluskan, 10 butir telur (bagian putihnya saja) dan lem, aduk kembali hingga merata
  • Tambahkan tepung terigu dan tepung sagu tani, uleni adonan tersebut hingga merata
  • Bentuk adonan menjadi Mpek-mpek Kapal Selam atau Lenjer.
  • Jika yang akan dibuat Mpek-mpek Kapal Selam, maka bentuk seperti mangkuk, lalu isikan ke dalamnya dengan 1 butir telur ayam mentah, kemudian tutup.
  • Jika yang akan dibuat Mpek-mpek Lenjer, maka adonan yang sudah jadi tadi tinggal dibuat lonjong memanjang.
  • Masukan adonan yang sudah dibentuk ke dalam air yang sudah mendidih. Tunggu hingga Mpek-mpek yang direbus mengambang selama 10 menit. Setelah itu, Mpek-mpek dapat diangkat dan ditiriskan
  • Mpek-mpek siap untuk disantap tanpa digoreng atau digoreng terlebih dahulu, lalu diletakkan di atas pring, di atasnya ditaburkan mie kuning, potongan timun dan ebi kering secukupnya.

Cara membuat Cuko Mpek-mpek

  • Masak air terlebih dahulu sampai setengah mendidih
  • Masukkan gula jawa aren ke dalam air tersebut bersamaan dengan asam jawa, kecap asin, bawang putih kating dan cabe rawit hijau yang sudah dihaluskan. Aduk pelan-pelan hingga rata.
  • Tunggu rebusan ini hingga bau bawang putih kating tidak menyengat lagi


Gambar 4. Mpek-mpek Jenis Kapal Selam

Pembuatan Tekwan dari Ikan Patin
BAHAN TEKWAN (sebanyak 30 porsi)
Bahan Bulat Tekwan

  • Ikan Patin, sebanyak 10 kg, haluskan dengan mesin
  • Garam, sebanyak 10 sdm
  • Tepung Sagu Tani, sebanyak 6 kg
  • Air es bersih, sebanyak 1500 ml
  • Telur Ayam, sebanyak 5 butir

Bahan Kuah Tekwan

  • Bawang Merah, sebanyak 30 siung
  • Bawang Putih Kating, sebanyak 20 siung (Bawang Merah dan Bawang Putih Kating dihaluskan)
  • Garam secukupnya
  • Air bersih, sebanyak 20 liter
  • Merica bubuk, sebanyak 6 sachet
  • Cuka Mpek-mpek, sebanyak 8 sdm

Bahan Pelengkap

  • Daun Bawang dan Daun Selederi, secukupnya, diiris halus
  • Jamur Kuping, secukupnya, diiris sesuai selera
  • Bengkuang, secukupnya, diiris seukuran batang korek api
  • Bawang goreng, secukupnya
  • Sedap Malam, secukupnya, dipotong pendek
  • Soun, sebanyak 2 bungkus
  • Timun, sebanyak 2 kg

Bahan Sambal

  • Cabe Rawit Hijau, sebanyak 1 kg

Minyak Sayur, sebanyak 1 kg

CARA MEMBUAT
Cara membuat bulatan Tekwan Ikan Patin

  • Campurkan daging Ikan Patin, garam dan telur, aduk sampai merata. Lalu campurkan air es, aduk sampai merata. Tambahkan tepung sagu tani, aduk lagi sampai merata
  • Bentuk adonan tadi menjadi bulat-bulat kecil dengan menggunakan sendok atau bisa dengan menggunakan tangan, sebelumnya tangan ditaburi dulu dengan tepung sagu
  • Masukan adonan yang sudah dibuat bulat-bulat kecil ke dalam air yang mendidih
  • Tunggu hingga bulatan tekwan mengambang selama 5 menit, angkat, lalu ditiriskan

Cara membuat Kuah Tekwan

  • Siapkan air mendidih sebanyak satu panci
  • Bawang puting kating dan bwang merah yang sudah dihaluskan, tumis hingga harum
  • Pada air yang sudah mendidih, masukkan irisan bengkuang, potongan jamur kuping, potongan sedap malam, tumisan bawang merah dan bawang putih kating, udang yang sudah dicincang kasar, merica bubuk, garam dan Mpek-mpek. Aduk hingga merata.
  • Masukan daun bawang dan daun seledri
  • Masukan bulatan tekwan yang sudah ditiriskan hingga mengambang
  • Angkat, masukkan ke dalam mangkok. Tekwan siap dihidangkan bersama dengan soun, lalu di atasnya ditaburi bawang goreng dan potongan timun
  • Untuk menambah selera, tambahkan kecap manis dan cuka


Gambar 5. Tekwan

Pelatihan 3
Pelatihan ketiga dilakukan dengan melakukan sosialisasi tentang cara memasarkan produk hasil olahan Ikan Patin menjadi Mpek-mpek dan Tekwan. Strategi pemasaran yang disampaikan/diajarkan adalah melalui cara tradisional dan online. Pada kegiatan ini, peserta kegiatan Abdimas ini akan diperkenalkan cara menjual Mpek-mpek dan Tekwan secara online.

Gambar 6. Dokumentasi Pelatihan 3

Pelatihan 4
Pada Pelatihan keempat dilakukan praktek dari pelatihan kedua, yaitu dengan dilakukannya kegiatan praktek masak memasak sebagai praktek dari resep Mpek-mpek dan tekwan dari Ikan Patin yang diberikan pada pelatihan kedua.
Kegiatan pelatihan pembuatan Mpek-mpek dan Tekwan dilakukan dalam bentuk praktek yang dilakukan langsung oleh kelompok ibu-ibu PKK. Narasumber untuk kegiatan ini adalah anggota Tim Abdimas UT.


Gambar 7. Dokumentasi Pelatihan 4

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan lancar. Kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi ibu-ibu PKK di Desa Iwul baik dari pengetahuan maupun keterampilan dalam memanfaatkan sumber daya Ikan Patin. Selain itu, harapan tim Abdimas UT adalah sebagai berikut:
Masyarakat mitra mendapatkan keuntungan berupa:

  • Memiliki wawasan dan pengetahuan tentang manfaat makan ikan dan nilai gizi pada Ikan Patin
  • Memiliki keterampilan membuat Mpek-mpek dan Tekwan dari Ikan Patin
  • Mau berusaha menambah penghasilan dari menjual produk olahan Ikan Patin menjadi Mpek-mpek dan Tekwan
  • Tumbuh kesadaran dan perubahan sikap untuk tetap melanjutkan pemanfaatan Ikan Patin menjadi asupan gizinya

*(by: Sri Lestari Pujiastuti)











Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Dr. louis

    Apakah Anda ingin menjual ginjal Anda? Apakah Anda mencari kesempatan untuk menjual ...

    View Article
  • hgh Supplements from Amazon

    I study this text. I suppose You placed a lot of attempt to create this article. I ...

    View Article
  • epfindia

    pretty desirable put up. I simply stumbled upon your weblog and desired to mention ...

    View Article


BOGOR WEBSITE