Memasuki Tahun Politik Harga Beras Naik, Pedagang Keluhkan Kinerja Pemerintah

By Redaksi 10 Jan 2018, 15:14:23 WIB | dibaca: 312 pembaca 

Memasuki Tahun Politik Harga Beras Naik, Pedagang Keluhkan Kinerja Pemerintah




<.br>

BOGORnews.com ::: CITEUREUP - Di hari terakhir daftar pencalonan calon Bupati dan wakil bupati, tak mendapat respon positif dari masyarakat, pasalnya, harga beras yang merupakan makanan pokok untuk masyarakat melonjak sangat drastis.

Pantauan BOGORnews.com di lapangan, hampir satu bulan ini beras di Pasar Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor mengalami kenaikan harga.

Menurut Salah seorang pedagang beras di pasar Citeureup, Aat Sutisna mengatakan, seluruh jenis beras mulai dari yang medium hingga yang yang kualitasnya paling bagus mengalami kenaikan.

"Hampir satu bulan ini naik, untuk pembeli sudah pasti ada penurunan,  omset kita sendiri sejak kenaikan harga turun 50%, padahal harganya naik belum ada 1 bulan, sebelum harganya naik, saya biasanya bisa 3 mobil pickup untuk sekali pengambilan dari penggilingan, tapi sekarang hanya satu mobil saja sekali ngambil," katanya kepada BOGORnews.com (10/1/2018).

Aat menjelaskan, sebelumnya harga beras premium atau yang standard kisaran Rp 8.000 perkilonya, dan untuk kualitas yang bagus Rp 10.000 perkilo, namun sekarang harganya melonjak drastis, untuk yang standar harga perkilonya menginjak harga sebesar Rp 11.500 hingga 12.800 perkilonya, sedangkan untuk kualitas yang bagus mencapai Rp 13.500 hingga 14.500 perkilonya.

"Ini sudah pasti berdampak untuk kita para pedagang, mulai dari sepi pembeli hingga penghasilan kita yang menurun, untuk kita saja sebagai pedagang dampaknya sangat besar, apalagi untuk masyarakat," Terangnya

Senada di katakan Dedi, dirinya memprediksi, pemerintah terlalu fokus terhadap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), sehingga kurang memperhatikan dan terkesan tak peduli terhadap masyarakat dengan kenaikan harga pangan yang berdampak sangat besar terhadap pedagang dan masyarakat.

"Beras ini kan kebutuhan pokok, jadi dampaknya sangat besar buat kita, siapa pemimpinnya untuk kita sebagai pedagang tidak masalah, yang penting mensejahterakan pedagang dan masyarakat, sekarang baru daftar calon saja sudah menyusahkan pedagang dan masyarakat, bagaimana nanti coba," keluhnya

Dedi mengatakan, selama saya berjualan beras selama ini baru merasakan kenaikan yang sangat tinggi seperti sekarang.

"Sejak pertama saya mulai jualan beras, baru sekarang ini kita merasakan kenaikan harga yang bisa di bilang sangat tinggi," jelasnya

Dirinya sangat berharap pemerintah harus lebih fokus terhadap kepentingan masyarakat, jangan hanya fokus terhadap pilkada namun masyarakat di biarkan menjerit.

"Hampir seluruh pedagang harapannya hanya satu, harganya yang bisa di jangkau oleh masyarakat, dan tidak memberatkan masyarakat dan pedagang, karena ini kebutuhan pokok, jangan membuat kita sebagai rakyat kecil menjerit, dengan mahalnya kebutuhan pokok." Tandasnya *(Anwar Mustofa)











Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • online lifestyle magazine

    whats up – wonderful web site, simply just on the lookout around some weblogs, ...

    View Article
  • Cryptophix

    Bitcoin tradicionalmente relacionam-se a equipe digitais de dinheiro. Ela existe ...

    View Article
  • Natrual Foods

    i'm ordinarily looking on-line for posts which can help me. there's of ...

    View Article