Kunjungi Pabrik Kopi, Bima Disebut Bisanya Bikin Political Gimmick

By Redaksi 22 Nov 2017, 21:31:06 WIB | dibaca: 226 pembaca 

Kunjungi Pabrik Kopi, Bima Disebut Bisanya Bikin Political Gimmick

Walikota Bogor Bima Arya saat mengunjungi pabrik kopi berlogo Bulan dan Naga di daerah Naggewer, Kabupaten Bogor

BOGORnews.com ::: Dua minggu ini, warga Bogor dibuat kaget dengan kabar tutupnya kopi khas Bogor Liong Bulan, tak kecuali Walikota Bogor Bima Arya. Untuk membenarkan berita tersebut, orang nomor satu di Kota Bogor menyempatkan diri mengunjungi pabrik kopi berlogo Bulan dan Naga di daerah Naggewer,  Kabupaten Bogor, Senin (20/11/2017).

"Saya kemarin sempat ke pabriknya langsung, saya gregetan. Mesti ada sentuhan marketing, kemasan dan racikan modern,"ujar Bima Arya,  Selasa (21/11/2017).

Dalam kunjungan ke pabriknya, ia sempat bertemu dengan salah satu keluarga pemilik pabrik kopi Liong Bulan. Dengan nama besar yang sudah melegenda, ia pun sempat menyara kan agar membuka semacam
Warung kopi.

"Tapi keluarga dari pemilik kopi Liong Bulan masih nyaman dengan pola selama ini yang semua masih sangat tradisional.  Semuanya perlu proselahlah. Nanti saya  akan datang  lagi dan berdiskusi," tandasnya.

"Pencinta kopi Liong atau Lionger ada dimana-mana. Mereka sangat fanatik dan militan. Jika pemiliknya siap, kami dari Pemkot Bogor siap memfasilitasi," pungkasnya.

Sementara itu Calon Walikota Bogor,  Sugeng Teguh Santoso mengatakan bahwa orang nomor satu di Kota Bogor memang senang bikin political gimmick agar mendapatkan perhatian dan publisitas dari khalayak ramai.

"Memang Bima bisanya cuma bikin political gimmick. Tidak hanya 1-2 kali dia buat Political Gimmick seperti membagikan KTP pada warga atau joget baby shark, " ujarnya.

Lebih lanjut STS menandaskan, Bima berhak datang ke sana (Kopi Liong) , karena itu adalah tempat produksi kopi yang  bisa dibeli umum. Akan tetapi ia mengingatkan, dalam posisinya sebagai walikota, ia tidak cukup melakukan political gimmick sebatas datang, minum kopi dan selfie terlebih lokasi pabrik kopi berlogo Bulan dan Naga di daerah Naggewer,  Kabupaten Bogor bukan di wilayah Kota Bogor.

"Pada dirinya melekat tanggung jawab pemimpin untuk memberikan konsep memperkuat basis ekonomi usaha rakyat. Apa konsep membangun basis ekonomi kerakyatan. Kalo cuma political gimmick, maka itu sama saja mendegradasi jabatan publik walikota sebagai alat mainan pribadi untuk meningkatkan popularitas menjelang pilkada. Ini adalah praktek politik buruk karena tidak menampilkan esense kepemimpinan yang solutif." tandas Sugeng Teguh Santoso

"Apakah ia memang bisanya seperti itu saja. Coba tanyakan soal terminal baranangsiang. Apakah ia akan mengunjungi terminal dan foto-foto selfie," pungkasnya. *(Dimas Ferry)







Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Factory insulation

    waduuh kalau begini kasian warga disekitar pabrik dong ya, harusnya dipasangkan ...

    View Article
  • dr ameer

    Apakah Anda masih di luar sana melewati krisis keuangan, dan Anda memiliki apa yang ...

    View Article
  • Parfum Original

    Ahhh,, boleh juga trik pakai parfum biar wanginya tahan lama. Kutambahin 1 trik ...

    View Article


BOGOR WEBSITE