Klarifikasi RSUD Kota Bogor Terkait Penolakan Pasien Ber-BPJS

By Redaksi 04 Mar 2016, 00:36:08 WIB | dibaca: 994 pembaca 

Klarifikasi RSUD Kota Bogor Terkait Penolakan Pasien Ber-BPJS

Dirut dr. Dewi Basmala (tengah) bersama tim dokter RSUD Kota Bogor

BOGORNews,- Menanggapi pemberitaan di berberapa media massa terkait dugaan telah menolak pasien yang masuk menggunakan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. 
 
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor menggelar Konferensi Pers bertempat di Ruang pertemuan RSUD Kota Bogor, Jalan Dr. Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kamis (3/3/16).
 
Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Bogor, dr. Dewi Basmala menyatakan, pihaknya tidak pernah melakukan penolakan pasien BPJS Kesehatan.
 
"Tidak benar kami menolak pasien BPJS. Kami sudah melakukan tindakan oleh dokter jaga malam di IGD (Instalasi Gawat Darurat)," kata Dewi.
 
Dewi menyatakan, petugas kesehatan rumah sakit tidak Pernah membedakan pasien yang ditangani. Menurutnya baik pasien umum, Jamkesda, dan peserta BPJS Kesehatan tetap ditangani sesuai hak dari jaminan tersebut. 
 
"Bahkan sebenarnya pasien di RSUD kita lebih banyak menggunakan BPJS atau jaminan kesehatan lain dibandingkan pasien umum," kata Dewi dihadapan para awak media yang hadir.
 
Mengenai pasien BPJS yang dikabarkan ditolak  RSUD Kota Bogor, Menurut Dewi yang bersangkutan sudah ditangani secara medis mengikuti prosedur yang berlaku, sebelum dirujuk ke rumah sakit lain, dikarenakan tidak tersedia  ruang rawat dan tidak ada dokter spesialis jantung.
 
"Artinya, bukan karena status pasien tersebut peserta BPJS, namun karena kondisi RSUD Kota Bogor belum memiliki dokter spesialis jantung dan tidak tersedianya ruang rawat. Pasien yang dirawat di RSUD ini bukan hanya warga Kota Bogor saja," jelasnya.
 
Untuk mengatasi keterbatasan sarana prasana RSUD Kota Bogor, Dirut RSUD menjelaskan bahwa saat ini RSUD sedang dalam tahap pembangunan dan direncanakan rampung pada bulan Maret 2017.
 
”Semoga dengan adanya penambahan sarana prasarana, nantinya akan dapat menampung lebih banyak pasien yang datang untuk mendapat layanan kesehatan.” tegasnya. 
 
Sebelumnya ramai diberitakan di media  cetak maupun online,  Udin Syahrudin (47), warga Kampung Kedunghalang Talang, Kota Bogor meninggal dunia di Rumah Sakit Islam Bogor. Sebelumnya, Udin sudah dibawa ke beberapa rumah sakit di antaranya RSUD Kota Bogor, RS Mulia, RS Salak, dan RS Family Medical Centre. (nic)







Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • newbie anyar

    Boleh minta bantuannya kak ? Masih baru dalam dunia bitcoin ini nih.bukan mau minta ...

    View Article
  • Software Accounting

    Nah, bagus nih,,, Bisa buat meminimalisir kecurangan para wajib pajak... dan tentunya ...

    View Article
  • Cetak Spanduk

    Waduuh,, menyalahi aturan tuh. Mana spanduk rokoknya dicetak dalam ukuran yang besar ...

    View Article


BOGOR WEBSITE