Kementerian BUMN Turun Tangan Tangani Penataan Transportasi Kota Bogor

By Redaksi 11 Sep 2017, 22:11:15 WIB | dibaca: 122 pembaca 

Kementerian BUMN Turun Tangan Tangani Penataan Transportasi Kota Bogor

Penandatangan Kesepahaman Pembangunan Halte Stabling Stasiun Sukaresmi

BOGORnews.com ::: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menaruh perhatian serius terhadap  Penataan transportasi di Kota Bogor. Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan,  menjadi tanggung jawab semua pihak untuk menjadikan Kota Bogor agar lebih nyaman dan aman. Apalagi ketika Presiden RI Joko Widodo memutuskan untuk tinggal di Istana Kepresidenan Bogor.

"Oleh karena itu, saya mendorong sinergitas BUMN untuk dapat mewujudkan mimpi kita bersama. Yaitu mewujudkan Kota Bogor yang aman dan nyaman serta efisien dalam pengelolaan transportasi publik," jelas Rini.
 seusai acara pKementerian BUMN Menaruh Perhatian Terhadap Penataan Transportasi Kota Bogor

Penataan transportasi di Kota Bogor menjadi salah satu perhatian Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan,  menjadi tanggung jawab semua pihak untuk menjadikan Kota Bogor agar lebih nyaman dan aman. Apalagi ketika Presiden RI Joko Widodo memutuskan untuk tinggal di Istana Kepresidenan Bogor.

"Oleh karena itu, saya mendorong sinergitas BUMN untuk dapat mewujudkan mimpi kita bersama. Yaitu mewujudkan Kota Bogor yang aman dan nyaman serta efisien dalam pengelolaan transportasi publik," jelas Rini.
 seusai acara penandatanganan nota kesepahaman sinergi Transit Oriented Development (TOD) kawasan Stasiun Bogor dan rencana pembangunan halte dan stabling Kelurahan Sukaresmi di Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (11/09/2017).

Melalui komitmen dan kerja bersama, kata Rini,  maka akan dilakukan banyak hal seperti contohnya TOD di Sukaresmi, Kota Bogor yang akhirnya dapat terealisasikan.

"Maka saya mohon dukungan ke Pak Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi) untuk izin bangun TOD di Sukaresmi. Karena nantinya akan mengurai kepadatan penumpang di Stasiun Bogor," tuturnya.

Apalagi, masih kata Rini, di Stasiun Bogor juga tersedia jalur kereta yang menghubungkan ke Sukabumi. Sehingga akan lebih baik lagi bila fasilitasnya ikut ditata kembali. "Karena kami (Kementerian BUMN) hanya pelaku lapangan, regulatornya Pak Menteri Perhubungan. Jadi kalau tidak ada izin dari beliau, saya juga tidak bergerak," imbuhnya.

Sementara itu Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan,  dbangunnya Transit Oriented Development  kawasan Stasiun Bogor serta halte dan stabling di Kelurahan Sukaresmi, Tanah Sareal, Kota Bogor adalah sebagai upaya akselerasi penanggulangan masalah transportasi di Kota Bogor.

Sebab,  jelaa Bima, jika kedua rencana pembangunan fasilitas publik penunjang transportasi tersebut tidak dilakukan akan terjadi penumpukan konsentrasi penumpang di pusat Kota Bogor.

"Ini mengingat Bogor juga menjadi salah satu pusat aktivitas pemerintahan yang dibarengi dengan makin meningkatnya jumlah penumpang dan arus komuter yang semakin tinggi. Nah, ini juga kalau tidak dilakukan dan tidak ditata menjadi percuma," tuturnya.

Pemerintah Kota Bogor, lanjutnya, telah melakukan banyak kegiatan untuk melakukan penataan di kawasan Stasiun Bogor yang masuk prioritas utama termasuk untuk di Sukaresmi dengan telah dilaksanakannya pembebasan lahan.

"Jadi Pemerintah Kota Bogor  sudah siap. Tinggal bagaimana dengan kementerian dan PT. Waskita untuk mengaturnya, dan MoU ini menjadi dasarnya," kata Bima.

Penataan kawasan Stasiun Bogor dan pembangunan halte serta stabling di Sukaresmi, menurut Bima, untuk mengurangi penumpukan penumpang dan komuter di Stasiun Bogor.

Oleh sebab itu, sambungnya, diambil langkah akselerasi tersebut untuk mengurai kepadatan di pusat kota. (rel)

enandatanganan nota kesepahaman sinergi Transit Oriented Development (TOD) kawasan Stasiun Bogor dan rencana pembangunan halte dan stabling Kelurahan Sukaresmi di Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (11/09/2017).

Melalui komitmen dan kerja bersama, kata Rini,  maka akan dilakukan banyak hal seperti contohnya TOD di Sukaresmi, Kota Bogor yang akhirnya dapat terealisasikan.

"Maka saya mohon dukungan ke Pak Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi) untuk izin bangun TOD di Sukaresmi. Karena nantinya akan mengurai kepadatan penumpang di Stasiun Bogor," tuturnya.

Apalagi, masih kata Rini, di Stasiun Bogor juga tersedia jalur kereta yang menghubungkan ke Sukabumi. Sehingga akan lebih baik lagi bila fasilitasnya ikut ditata kembali. "Karena kami (Kementerian BUMN) hanya pelaku lapangan, regulatornya Pak Menteri Perhubungan. Jadi kalau tidak ada izin dari beliau, saya juga tidak bergerak," imbuhnya.

Sementara itu Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan,  dbangunnya Transit Oriented Development  kawasan Stasiun Bogor serta halte dan stabling di Kelurahan Sukaresmi, Tanah Sareal, Kota Bogor adalah sebagai upaya akselerasi penanggulangan masalah transportasi di Kota Bogor.

Sebab,  jelaa Bima, jika kedua rencana pembangunan fasilitas publik penunjang transportasi tersebut tidak dilakukan akan terjadi penumpukan konsentrasi penumpang di pusat Kota Bogor.

"Ini mengingat Bogor juga menjadi salah satu pusat aktivitas pemerintahan yang dibarengi dengan makin meningkatnya jumlah penumpang dan arus komuter yang semakin tinggi. Nah, ini juga kalau tidak dilakukan dan tidak ditata menjadi percuma," tuturnya.

Pemerintah Kota Bogor, lanjutnya, telah melakukan banyak kegiatan untuk melakukan penataan di kawasan Stasiun Bogor yang masuk prioritas utama termasuk untuk di Sukaresmi dengan telah dilaksanakannya pembebasan lahan.

"Jadi Pemerintah Kota Bogor  sudah siap. Tinggal bagaimana dengan kementerian dan PT. Waskita untuk mengaturnya, dan MoU ini menjadi dasarnya," kata Bima.

Penataan kawasan Stasiun Bogor dan pembangunan halte serta stabling di Sukaresmi, menurut Bima, untuk mengurangi penumpukan penumpang dan komuter di Stasiun Bogor.

Oleh sebab itu, sambungnya, diambil langkah akselerasi tersebut untuk mengurai kepadatan di pusat kota. *(rel)






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Jasa Cuci Sofa

    Salam kenal untuk pemilik webnya. Kontennya bagus banget. ...

    View Article
  • Reviews of essay writing service

    It is truly a nice and helpful piece of information. I am glad that you just ...

    View Article
  • agen judi poker

    Useful info sir.. Thanx for publish this useful Article… ...

    View Article


BOGOR WEBSITE