Gandeng NGO, BPBD Kota Bogor Luncurkan SIGAP

By Redaksi 01 Feb 2018, 13:32:56 WIB | dibaca: 234 pembaca 

Gandeng NGO, BPBD Kota Bogor Luncurkan SIGAP




<.br>

BOGORnews.com ::: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor meluncurkan  program SIGAP. Peluncuran SIGAP bertepatan dengan hari jadi BPBD Kota Bogor yang ke-3.

Pada peluncuran tersebut BPBD menggandeng Non Governmental Organization (NGO), yakni Catholic Relief Services (CRS) dalam penanganan bencana dalam bentuk pelatihan-pelatihan.

“Kerjasama ini kami lakukan karena adanya keterbatasan dana dari APBD, melalui program ini diharapkan BPBD bisa mempercepat akses akselerasi untuk kapasitas building masyarakat, peningkatan kemampuan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana sehingga bisa mengurangi resiko bencana,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Ganjar Gunawan di Skyline Hotel Salak Tower, Kota Bogor, Rabu (31/01/2018).

Dalam kerjasama yang disepakati dengan NGO akan ada tiga Kelurahan yang akan mendapat pendampingan, yaitu Kelurahan Gudang, Kelurahan Cibogor dan Kelurahan Kedung Halang. Sebelumnya dengan dana APBD,  BPBD juga sudah meluncurkan program Kelurahan Tanggap Bencana.

“Dalam kerjasama ini BPBD Kota Bogor tidak mendapatkan dana, tetapi mendapatkan program dalam bentuk pelatihan. Mulai dari sosialisasi, edukasi sampai simulasi yang akan berlangsung selama satu tahun di setiap Kelurahan yang mendapat pendamping." katanya

"Bentuk kerjasama seperti ini merupakan yang pertama kalinya. Sebelumnya kami bermitra dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam bentuk pembangunan Rumah Tanggap Darurat Bencana. Terkait Kelurahan Tanggap Berencana. " ucapnya

"Jadi saat ini sudah ada enam Kelurahan Tanggap Bencana. Keenam Kelurahan ini diberikan pelatihan dan pembinaan sehingga terbentuklah pokja (kelompok kerja) masyarakat siaga bencana. Ia menambahkan, tahun ini selain tiga Kelurahan yang memperoleh pendampingan dari NGO, BPBD juga akan memberikan pendampingan terhadap dua Kelurahan lainnya dengan menggunakan dana dari APBD. “Jadi tahun 2018 ini ada 5 Kelurahan yang akan dijadikan Kelurahan Tanggap Bencana,” jelasnya.

Menurutnya, yang membedakan Kelurahan Tanggap Bencana dengan yang belum, yakni masyarakatnya sudah terlatih untuk mampu memahami ancaman bencana, mampu membuat peta rawan bencana, mampu membuat jalur evakuasi dan mampu melakukan evakuasi mandiri.

“Jadi sebelum tim BPBD datang masyarakat ini sudah terlatih dan tahu apa yang harus dilakukan ketika ada bencana dan bisa mengurangi resiko bencana,” kata Ganjar. *(Dimas Ferry)











Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Organic SEO Service

    If you want to stay ahead in the modern online rat race, you have to up ...

    View Article
  • Liverpool

    Wow artikel luar biasa dan fantastis teman saya kerja bagus dan semoga sukses untuk ...

    View Article
  • Liga Inggris

    Masih kami tunggu info selanjutnya... Thanks! ...

    View Article