Duh, Panitia Penyandang Tuna Rungu Ini Kecewa Sebab Dianggap Sebelah Mata

By Redaksi 20 Mar 2017, 18:52:24 WIB | dibaca: 518 pembaca 

Duh, Panitia Penyandang Tuna Rungu Ini Kecewa Sebab Dianggap Sebelah Mata

Novita Amestika

BOGORnews.com ::: Ketua Panitia Seminar Bahasa Isyarat dan Pendidikan Tuli, Novita Amestika mengaku sangat kecewa dengan sikap dari Pemerintah Kota Bogor. Pasalnya, saat seminar berlangsung tidak ada satu pun perwakilan dari Pemkot Bogor maupun instansi terkait menghadiri acara tersebut.

Padahal acara tersebut sudah digagas lama dengan para penyelengara  sebagian besar adalah adalah penyandang disabilitas (tuna runggu/tuli). Acara seminar berlangsung Minggu (19/3/2017) di Bale Seda Kencana, Kota Bogor, yang para pesertanya terdiri dari anggota tuna rungu, orangtua, pemerhati, pengajar, psikologi dan mahasiswa pendidikan luar biasa.

"Saya sudah kirim email dan Istagram, saya minta tolong agar ada yang bisa datang. Tapi tidak ada balasan. Ketika saya kontak melalui salah seorang staf walikota, mereka menyanggupi akan datang. Tapi ternyata tidak satu pun yang datang," ujar Novita kepada Bogornews.com, Minggu (19/02/2017) yang saat wawancara berlangsung didampingi Nurfajrianti, seorang penterjemah bahasa isyarat.

'Tapi gak apa-apa. Nanti saya akan memberikan laporan di proposal bahwa acara tidak dihadiri oleh staf walikota," katanya sedih dengan bola mata berbinar.

"Itu bukan kali pertama saja kami dikecewakan oleh Dinsos. Kami sering meminta kepada Dinsos diadakan pelatihan, tapi hanya janji saja. Padahal pelatihan sangat penting bagi kami agar kami bisa mandiri," ucapnya.

Menurutnya dengan tidak hadirnya perwakilan dari Pemkot dan dinas terkait dalam acara tersebut menunjukan minimnya perhatian pemkot Bogor terhadap warga masyarakat penyandang tuna rungu.

"Mungkin pemerintah masih memiliki hambatan dengan kami sehingga acara yang digagas oleh kawan-kawan tuli masih dianggap sebelah mata," paparnya.

"Sebenarnya keterbatasan kami hanya masalah komunikasi sehingga seringkala terjadi miss komunikasi. Kadang hal tersebut sering dipandang sinis dan kapasitas kami sering diragukan. Padahal kami juga bisa melakukan banyak hal seperti teman-teman yang normal lainnya," pungkasnya dengan raut wajah sedih.‎ *(Dimas Ferry)











Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • jual hair fiber

    benar sekali itu. jika harus berurusan dengan kesehatan ada baiknya selalu memanfaatkan ...

    View Article
  • Dr. louis

    Apakah Anda ingin menjual ginjal Anda? Apakah Anda mencari kesempatan untuk menjual ...

    View Article
  • hgh Supplements from Amazon

    I study this text. I suppose You placed a lot of attempt to create this article. I ...

    View Article


BOGOR WEBSITE