Duh, 25 Warga Kayu Manis Terserang Chikungunya

By Redaksi 09 Nov 2016, 23:21:39 WIB | dibaca: 597 pembaca 

Duh, 25 Warga Kayu Manis Terserang Chikungunya

Kepala Puskesmas Kayu Manis Dr. Nuraini Sebayang

BOGORnews.com ::: Sebanyak 25 warga RT 02 RW 07 Kelurahan Kayumanis Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor terserang penyakit Cikungunya. " Iya ada 25 orang yang terserang Cikungunya, sekarang kondisi dalam tahap prmulihan, "kata Kepala Puskesmas Kayumanis, Dr. Nuraini Sebayang disela sela acara sosialisasi BPJS di Hotel Sahira, Rabu (09/11/2016).

"Hingga hari ini tidak ada yang dirawat. Saya berharap tidak ada. Hanya rawat jalan ke puskesmas. Kecuali yang tidak melalui puskesmas,"ujarnya.

"Saya juga berharap kepada masyarakat, apa pun kondisi dan dirasakan ada sesuatu yang tidak nyaman dibadan untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas. Sebab ada dokter dan peralatan lengkap. Jika ada tindakan medis lainnya bisa kita langsung tangani," imbuhnya.

Ia menambahkan kemarin pihaknya sudah mengunjungi lokasi dan  masih ditemukan beberapa jentik nyamuk di rumah warga.

"Saya himbau agar di setiap rumah warga harus ada satu orang bertugas untuk memantau jentik, apalagi saat ini tengah memasuki musim penghujan."katanya.

"Petugas dari puskesmas sangat terbatas. Semua warga harus bergerak meningkatkan kewaspadaan secara bersama-sama untuk lebih peduli lagi terhadap kesehatan lingkungan. Jadi tidak perlu harus menunggu petugas atau kader Puskesmas datang memantau jentik ke rumah," imbuhnya lagi.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Rubaeah kepada para wartawan mengungkapkan pihaknya akan melakukan survei untuk mendapatkan data yang valid.

"Kami akan turun ke lapangan untuk mendata siapa saja yang terkena dan di wilayah mana,"ucapnya.

Penyakit chikungunya, biasanya ditularkan oleh nyamuk, penyakit ini tidak berbahaya seperti demam berdarah degue  dan tidak mematikan.

"Tapi gejalanya sangat akut. Bisa membuat orang merasa seperti lumpuh, panas yang tinggi dan bahkan tidak bisa jalan."jelasnya

Penanganan, lanjutnya, sama seperti DBD memberdayakan masyarakat melalui gerakan PSN. "Gerakan PSN sangat efektif dibandingkan dengan melakukan fooging.
Gerakan ini sudah ada sejak tahun 2015 dan dilanjutkan 2016  pada saat walikota melakukan bebersih. Kami akan terus galakan agar  gerakan ini.

"Pastinya, penyakit chikungunya bisa ditangani di puskesmas," pungkasnya. *(Dimas Ferry)







Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Cetak Spanduk

    Waduuh,, menyalahi aturan tuh. Mana spanduk rokoknya dicetak dalam ukuran yang besar ...

    View Article
  • Program Kasir

    Makin rusak aja nih pergaulan anak zaman sekarang. Harusnya ada program atau aturan ...

    View Article
  • Harga Speaker Terbaik

    Harga Speaker Terbaik ...

    View Article


BOGOR WEBSITE