Diskotik Ditutup, Nasib Karyawan Jadi Perhatian Bima Arya

By Redaksi 31 Jan 2018, 10:46:18 WIB | dibaca: 215 pembaca 

Diskotik Ditutup, Nasib Karyawan Jadi Perhatian Bima Arya

Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto saat mengunjungi THM

BOGORnews.com ::: Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, akhirnya memenuhi permintaan dan masukan dari ulama se-Kota Bogor. Bersama Dandim 0606 Letkol Arm. Doddy Suhardiman mendatangi dua diskotek yang ternyata masih nekat beroperasi di Kota Bogor. Dua diskotik yang disidak yakni Lipss Club dan X-One Club di kawasan Sukasari, Bogor Timur, Selasa malam (30/01/2018).

Lokasi pertama yang didatangi Bima Arya adalah Lipss. Kedatangan walikota ke lokasi yang sebelumnya terjadi keributan hingga menelan korban jiwa tersebut lantaran menerima laporan dari masyarakat atas beroperasinya kembali diskotek Lipss.

Sesampainya di Lipss, Bima Arya langsung mengecek sudut demi sudut ruangan. Ia lalu bertemu dengan pemilik Lipss Edy Susanto. Sang owner mengakui bahwa dirinya sempat mengoperasikan diskotek itu.

"Saya perintahkan Satpol PP untuk cek ke lokasi. Saya koordinasi dengan Pak Wakapolres dengan pak Dandim. Kita sepakat untuk meminta Lipss tidak beroperasi, Pertama, karena kita masih menjaga kondusifitas pasca kejadian kemarin. Kedua, memang izinnya kan belum ada. TDUP-nya tidak ada, izin menjual minuman beralkoholnya sudah habis. Saya minta tidak beroperasi." tegasnya

Mendegar penjelasan itu, Edy pun meminta maaf dan berjanji tidak akan mengoperasikannya lagi. Ia berdalih kasihan dengan nasib karyawannya.

"Saya juga minta ke Pak Wali, kenapa cuma tempat saya saja yang tidak boleh?," kata Edy, balik bertanya.

Menurut Bima, dirinya tidak pernah membeda-bedakan tempat hiburan malam dalam melakukan tindakan. Selanjutnya, Bima bersama rombongan langsung menuju X-One Club yang jaraknya tidak jauh dengan Lipss.

Di sana, Bima Arya langsung mengecek dokumen-dokumen perizinan yang dimiliki X-One. Pengelola pun tidak bisa menunjukan dokumen yang diinginkan.

"Ini coba lihat, izin menjual alkoholnyan sudah habis. Izin operasinya tidak ada. Kita panggil, surat resmi untuk menutup. Dalam jangka waktu tertentu, kalau masih buka juga kita akan proses untuk disegel. Kan tinggal dua ini yang buka (Lipss dan X-One)," tandasnya.

"Jadi tidak boleh ada diskotiknya, untuk izin-izin lain silahkan diajukan. Restoran, cafe, karaoke silahkan diajukan. Tapi nanti pemerintah kota yang memutuskan akan diberikan izin seperti apa," tambah Bima.

Mengenai nasib karyawan, Bima Arya pun sempat berbincang dengan para karyawan diskotek. Ia menyatakan akan berdialog untuk memperhatikan lapangan pekerjaan lain bagi mereka.

 "Tadi saya sempat berbincang ada sekitar 40 orang karyawan, itu akan kami perhatikan. Tapi apakah pemiliknya mikir satu juta warga bogor, apakah dia mikir anak-anak muda yg dirusak di situ. Karyawan-karyawan ini pasti kami akan perhatikan, kita akan ajak dialog, kita akan bicarakan kemungkinan mereka akan dibawa ke mana," pungkasnya. *(Dimas Ferry)











Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Dr. louis

    Apakah Anda ingin menjual ginjal Anda? Apakah Anda mencari kesempatan untuk menjual ...

    View Article
  • hgh Supplements from Amazon

    I study this text. I suppose You placed a lot of attempt to create this article. I ...

    View Article
  • epfindia

    pretty desirable put up. I simply stumbled upon your weblog and desired to mention ...

    View Article


BOGOR WEBSITE