Desa Bojong Kemang Kabupaten Bogor Menuju Qaryah Thayyibah

By Redaksi 20 Des 2017, 15:10:33 WIB | dibaca: 197 pembaca 

Desa Bojong Kemang Kabupaten Bogor Menuju Qaryah Thayyibah

Salah Satu Kegitan Pelatihan jurnalistik pemuda kerja sama Yayasan At-Tawassuth, Kemenpora RI dan Desa Bojong

BOGORnews.com ;;; Kemang – Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, digagas menjadi qaryah thayibah, yakni desa yang baik, mandiri, berdaya saing, berbudaya menuju masyarakat unggul, sejahtera dan bertaqwa.

Kepala Desa Bojong, Asep Saefudin kepada wartawan di Bogor kemarin mengatakan, gagasan qaryah thayibah berangkat dari semangat melakukan penataan menyeluruh untuk mendorong akselarasi pembangunan desa ini.

“Desa Bojong memiliki tantangan besar, karena sementara ini dinilai oleh banyak pihak sebagai desa yang tertinggal di wilayah Kecamatan Kemang. Kami akan mencoba melakukan pembanahan di berbagai sektor untuk mengejar ketertinggalan dari desa-desa lain di Kemang,” kata Asep.

Penggunaan istilah qaryah thayyibah dimaksudkan agar nilai-nilai keagamaan menjadi spirit dan basis spiritualitas masyarakat Desa Bojong dalam tindakan, tingkah laku, etos kerja dan budaya.

Asep Saefudin mengutarakan, gagasan qaryah tahyyibah akan diimpelemntasikan secara nyata berupa penguatan sektor pertanian sebagai ciri khas Desa Bojong, pengembangan SDM, pemberdayaan generasi muda, pembumian tradisi-tradisi keagamaan, penguatan wira usaha, pelestarian situs-situs cagar budaya hingga pengembangan kuliner lokal.

Salah satu situs yang mendapatkan perhatian Desa Bojong, yaitu Pasarean Raden Santri Wijaya Kusuma di Keramat Pasarean Bojong, yang diyakini warga setempat sebagai makam tokoh penyebar Islam di wilayah Desa Bojong dan sekitarnya.

“Kami sedang melakukan revitalisasi komplek Keramat Pasarean Raden Santri Wijaya Kusuma,” tegas Asep.

Ketua Yayasan At-Tawassuth,  Desa Bojong, Ahmad Fahir, mengapresiasi gagasan qaryah thayyibah yang dicanangkan Kepala Desa Asep Saefudin.

Menurut mantan Wakil Ketua DPD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bogor ini, gagasan qaryah thayyibah senafas dengan semangat tradisi mayoritas masyarakat Bojong, yang mayoritas berfaham ahlussunnah wal jamaah, dan warga lokal Sunda Bogor.
“Qaryah thayyibah gagasan yang genuin dan saya yakin dapat diimpelementasikan dengan baik dalam pembangunan Desa Bojong ke depan,” kata Fahir.

Fahir berharap pihak Pemerintah Desa Bojong dapat melakukan berbagai terobosan untuk melakukan intervensi pada berbagai bidang, untuk mengejar ketertinggalan dari desa-desa lainnya di wilayah Kecamatan Kemang maupun Kabupaten Bogor pada umumnya.

“Daya saing warga Bojong pada semua aspek perlu ditingkatkan dengan mengembangkan kualitas SDM, tanpa menghilangkan ciri khas dan jati diri sebagai warga lokal Sunda. Mendorong masyarakat bertaqwa, berdaya, berbudaya, dan sejahtera,” papar Fahir.

Sebagai wujud dukungan pada program Desa Bojong, pada 12 Oktober 2017, Yayasan At-Tawassuth bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI menggelar pelatihan Jurnalistik Pemuda di Balai Desa Bojong, meibatkan 60 orang peserta.

Sebelumnya, pada 24 Juni, Yayasan At-Tawassuth bekerja sama dengan Kementerian Sosial RI juga menggelar aksi peduli, dengan melakukan santunan yatim dan dhuafa bagi 150 orang. (ari*)

 







Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Factory insulation

    waduuh kalau begini kasian warga disekitar pabrik dong ya, harusnya dipasangkan ...

    View Article
  • dr ameer

    Apakah Anda masih di luar sana melewati krisis keuangan, dan Anda memiliki apa yang ...

    View Article
  • Parfum Original

    Ahhh,, boleh juga trik pakai parfum biar wanginya tahan lama. Kutambahin 1 trik ...

    View Article


BOGOR WEBSITE