Aktivis 98 Usulkan Gelar Pahlawan Nasional Untuk Korban Peristiwa 98

By Redaksi 08 Jul 2018, 09:42:52 WIB | dibaca: 455 pembaca 

Aktivis 98 Usulkan Gelar Pahlawan Nasional Untuk Korban Peristiwa 98

Presiden bersama para Aktivis 98

BOGORnews.com ::: Para aktivis 98 mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada korban peristiwa 98 seperti peristiwa Semanggi, Trisakti, Jogja, dan lain-lain. 

Menanggali usulan tersebut Presiden  mengatakan akan mengkajinya. "Mengenai usulan gelar pahlawan nasional untuk korban 98 saya akan tindak lanjuti dengan kajian-kajian sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Secepat-cepatnya akan kami sampaikan dan akan kita putuskan," ujar Presiden di hadapan para Aktivis 98 dalam acara  Rembuk Nasional Aktivis 98, di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2018)

Demikian juga dengan usulan lainnya yaitu penepatan tanggal 7 Juli sebagai Hari Bhinneka Tunggal Ika, Presiden mengatakan akan mengkajinya terlebih dahulu.

Begitu pula usulan tanggal 7 Juli sebagai Hari Bhinneka Tunggal Ika juga akan kita kaji juga nantinya akan segera akan kita sampaikan kalau sudah selesai kita putuskan," sambung Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menuturkan bahwa pemberian gelar pahlawan nasional atau bintang jasa bisa menjadi penanda bahwa tahun 1998 adalah tahun terbukanya kebebasan berekspresi dan berpendapat, kebebasan pers, dan masyarakat yang lebih demokratis.

"Saya kira kita harus memiliki sebuah penanda bahwa era itu adalah dimulainya era keterbukaan, era kebebasan di negara kita ini. Kita harapkan dalam jangka yang panjang memberikan sebuah ruang semuanya untuk memberikan kontribusinya kepada bangsa dan negara dan kepada rakyat," kata Presiden kepada jurnalis selepas turun dari panggung acara.

Sementara itu  dalam sambutannya saat menghadiri rembuk Nasional Aktivis 98 Presiden mengajak para aktivis dan masyarakat untuk memerangi intoleransi, radikalisme, dan terorisme, sesuai dengan tema yang diangkat para aktivis 98 dalam acara ini.

"Tadi sudah disampaikan rekomendasi dan usulan-usulan, terutama marilah kita bersama-sama merapatkan barisan, menggalang kekuatan untuk melawan intoleransi, melawan radikalisme, dan melawan terorisme. Pekerjaan besar kita untuk membangun kembali aset besar kita yaitu persatuan dan persaudaraan di antara kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air," kata Presiden.

Tampak hadir mendampingi Presiden, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Oesman Sapta Odang dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Ari/rls)

 

 











Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • agrohimzmq

    удалите,пожалуйста! [url=http://agro-himiya.by/].[/url] ...

    View Article
  • Jasa SEO Murah

    Oke boss thank you. http://www.tierbonavi.com ...

    View Article
  • High School Diploma

    I was guessing if You Could write a little more on this subject? I’d be very ...

    View Article


BOGOR WEBSITE