50 Karya Fotografi Flora dan Fauna Tampil Di peringatan HCPSN 2020

By Redaksi 07 Nov 2020, 10:47:50 WIB | dibaca: 208 Bogor

50 Karya Fotografi Flora dan Fauna Tampil Di peringatan HCPSN 2020

Media Digital Bogor

BOGORNews.com:::Tidak kurang dari 50 karya fotografi flora dan fauna karya para penggiat dan pencinta fotografi satwa liar memeriahkan pameran karya fotografi flora dan fauna dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) 2020, di Graha Samida, Komplek Kebun Raya, Bogor, Jawa Barat.

Pagelaran karya fotografi yang berlangsung selama dua hari, dari tanggal 7 sampai 8 November 2020 ini menampilkan beragam flora dan fauna khas Jawa Barat, khususnya yang terdapat di kawasan TNGHS.

Pameran merupakan hasil kolaborasi antara Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Yayasan IAR Indonesia dan Bogor Nature and Wildlife Photography (BNWP) bekerja sama dengan Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan sejumlah komunitas fotografi dan organisasi seperti  Yayasan Riza Marlon Indonesia, Kukangku, Gibbonesia, Yayasan KIARA dan Sahabat Halimun Salak (Sahala).

Foto-foto yang ditampilkan terdiri dari 5 taksa yakni mamalia, burung, herpetofauna (reptil dan amfibi), serangga, serta puspa (tumbuhan) seperti Anggrek bayi (calanthe triplica), Kawoyang, ular bangkai laut (trimeresurus albolabris), Anggrek bulan Jawa (phlaenopsis javanica), kiacung (arisaema filiforme), owa Jawa (hylobates moloch), codot krawar (cynooterus brachyotis), dan Takur Tohtor
(psilopogon armillaris).

Kepala Balai TNGHS, Ahmad Munawir mengungkapkan, pameran fotografi ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan yang telah dilakukan untuk memperingati HCPSN 2020.

"Sebelumnya telah dilalukan pengumpulan foto flora dan fauna di Resort Pengelolaan Taman Nasional Wilayah Cikaniki, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Bogor pada 16 hingga 18 Oktober 2020, pengamatan migrasi raptor di Kampung Salaka, Bogor pada 24 dan 25 Oktober 2020, serta peningkatan kapasitas mitra TNGHS mengenai peran fotografi satwa liar untuk konservasi pada Sabtu, 31 Oktober 2020 di Bumi Perkemahan Sukamantri," ujarnya kepada Bogornews.com.

Ia menambahkan pagelaran karya fotografi ini juga menjadi salah satu bentuk kampanye dan promosi pelestarian flora dan fauna yang terus dilakukan.

"Harapannya masyarakat lebih banyak mengenal satwa dan tumbuhan di TNGHS dan terpanggil untuk ikut menjaga kelestariannya,’’ ujar Ahmad Munawir.

Sementara itu Kepala Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI, R. Hendrian mengatakan selama ini LIPI telah turut aktif memperingati HCPSN melalui berbagai kegiatan ilmiah, seperti penemuan spesies baru flora dan fauna, seminar, workshop, peluncuran buku, pameran dan aneka lomba.

Hendrian menambahkan bahwa kebun raya sangat tepat dijadikan lokasi public campaign tentang tumbuhan dan satwa Indonesia. Karena upaya untuk menggugah dan memperkuat awareness dan kepedulian publik terhadap konservasi tumbuhan selaras dengan spirit yang diusung kebun raya. 

“Kami berharap pengunjung Kebun Raya tidak saja datang untuk sekedar menikmati lansekap yang hijau dan kesegaran alam nan asri. Lebih dari itu, kami juga berharap dapat men-deliver pesan-pesan dan informasi terkait konservasi tumbuhan.", ujar Hendrian. (Rls/DF)






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Video Terbaru

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Iklan Bogor News